Gara-gara delima keramat, sehari Sunan Giri nikahi 2 gadis jelita

Terbit: 24 Juni 2016 | 05:53 WIB

Sebagai pemuda, kecerdasan dan kewibawaan Joko Samudra alias Sunan Giri dikenal luar biasa. Oleh sang Maha Guru, Sunan Ampel, dia pun diberi gelar Raden Ainul Yaqin. Selain itu, pemilik nama kecil Raden Paku ini, juga beruntung soal hubungan percintaan. Dikisahkan dalam sehari dia menikahi dua gadis jelita sekaligus.

Cerita tersebut bermula saat Dewi Murtasiyah terpikat akan kecerdasan yang dimiliki Sunan Giri. Dewi Murtasiyah adalah anak pertama Sunan Ampel dari istri kedua Sunan Ampel, yaitu Dewi Karimah binti Kembang Kuning.

Sunan Ampel yang merupakan sesepuh para wali ini, menilai layak menjodohkan sang murid dengan putrinya. Sunan Ampel pun menyiapkan pernikahan keduanya.

Namun di luar dugaan, sebelum akad nikah dilaksanakan, terjadi peristiwa mengejutkan menimpa Sunan Giri. Ternyata di saat yang bersamaan dia juga akan dinikahkan pula dengan Dewi Wardah, putri Ki Ageng Bungkul atau Sunan Bungkul.

“Begini ceritanya, menjelang pernikahannya dengan Dewi Murtasiyah, Raden Paku atau Joko Samudra lewat di depan rumah Ki Ageng Bungkul. Tiba-tiba dia tertimpa buah delima milik Ki Ageng Bungkul, yang dikenal punya tuah,” terang Wakil Ketua Yayasan Makam Sunan Giri, Sobirin di Kompleks Makam, Gresik, Selasa (14/7).

Buah delima ini disebut keramat karena jika buah tersebut menimpa seseorang, maka orang tersebut akan mati. Tapi saat menimpa kepala Sunan Giri, dia malah selamat dan tidak mati. Bahkan memungut buahnya.

“Oleh karena itu, Sunan Bungkul yang pernah bernazar, jika ada orang yang selamat tertimpa buah delima miliknya, akan menjodohkan dengan putri kesayangannya, Dewi Wardah,” ungkapnya.

Mendengar nazar Ki Ageng Bungkul itu, Sunan Giri bingung bukan kepalang. Sebab dia akan melangsungkan akad nikah dengan putri gurunya dan tak mungkin dikhianati.

Di tengah kebingungan, masih cerita Sobirin, Sunan Giri menceritakan kejadian itu pada guru sekaligus calon mertuanya. Anehnya, Sunan Ampel justru berkata, ” Kejadian itu sudah menjadi takdir yang ditentukan oleh Allah. Pohon itu sudah lama ingin ditebang, tapi gagal. Padahal banyak orang mati karena pohon delima itu.” kata Sobirin menirukan ucapan Sunan Ampel.

Saat gurunya berkata demikian, Sunan Giri kaget dan menanyakan kembali rencana pernikahan dirinya dengan anak Sunan Ampel.

“Dijawab lagi oleh Sunan Ampel, tidak apa-apa. Sehari dua kali menikah, tidak apa-apa. Karena yang kamu alami bukan kehendakmu sendiri. Bukan karena nafsu, Itu sudah menjadi takdir Gusti Allah,” ucap Sobirin tiru perkataan Sunan Ampel waktu itu.

Dan akhirnya, dalam sehari Sunan Giri menikah dengan dua gadis jelita sekaligus. Pagi hari menikah dengan Dewi Murtasiyah, setelah Azar dengan Dewi Wardah.

[mdk]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *