Gadis Pamekasan Jadi Korban Perkosaan

Terbit: 4 November 2015 | 13:13 WIB

Maduraexpose.com- Sebut saja namanya Seroja, perawan berusia 14 tahun, tinggal di Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan, Madura yang menjadi korban kekerasan seksual oleh pacar dan kakak tirinya.

Awal petaka yang menimpa perawan desa yang malang ini saat orang tua korban bercerai. Seroja ikut ibu kandungnya yang menikah lagi dengan laki-laki lain yang memiliki anak laki-laki. Diluar nalar, ternyata anak dari suami kedua Ibu Seroja inilah membawa petaka yang merenggut keperawanan anak kandungnya sendiri.

“Putri saya tinggal bersama Ibunya yang menikah lagi. Anak saya malah diperkosa kakak tirinya”, tutur MJ (59) ayah kandung korban dengan tatapan mata berkaca-kaca. Kejadian yang memilukan itu,lanjutnya, tahun 2014 lalu saat putrinya masih berusia 13 tahun.

Tak hanya itu, korban juga dipaksa menikah dengan laki-laki lain yang lebih pantas menjadi pamannya. Pertautan usia yang sangat jauh ini membuat Seroja merasa sangat tertekan.
“Meski anak saya tidak mau, pernikahan tetap dilanjutkan dengan mengundang penghulu dan walinya malah direkayasa”, imbuhnya.

MJ memastikan saat akad nikah berlangsung, walinya direkayasa karena dirinya tidak dilibatkan.
“Saya bapak kandungnya masih hidup, kenapa walinya menggunakan orang lain. Apa itu tidak direkayasa”, tandasnya menahan pilu.

Rupanya pernikahan Seroja dengan suami “bayaran” itu tidak berlangsung lama. Setelah berhasil digauli suaminya, korban diberi uang sebesar Rp 1,5 juta. Namun uang tersebut oleh suaminya disuruh kasihkan ke ibunya. Korban yang masih lugu menuruti permintaan suaminya.

MJ sendiri bercerai dengan istrinya sekitar 12 tahun silam saat Seroja masih berumur dua tahun. Ayah korban menduga ada unsur jual beli terhadap putrinya dengan modus pernikahan berbayar. Tak hanya itu, baru-baru ini korban diperkosa oleh pacarnya sendiri disebuah lapangan di Pamekasan.

Editor: Ferry Arbania

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *