FKM: Bupati Sumenep Tak Harus Kiai

0
1267
KH.Nabawi Muhammad Hisyam, Jubir Forum Kiai Muda Madura. (Foto:Ferry Arbania/Maduraexpose.com)

Maduraexpose.com- Juru bicara Forum Kiai Muda (FKM) KH.Nabawi Muhammad Hisyam mengaku dengan sejumlah persoalan moral yang hampir terjadi di empat kabupaten di Madura seperti Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

Untuk itu, pihaknya bersama FKM menggandeng seluruh elemen masyarakat mulai dari kalangan Ulama, pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat akan terus berjuang untuk membumikan ajaran Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja). Menurutnya, ruang gerak FKM tidak hanya menyentuh dunia dakwah billisan (ceramah), melainkan turut aktif berperan ditengah masyarakat melakukan tugas penting dalam rangka amar ma’ruf nahi mungkar.

Ditanya apakah FKM akan turut andil menggerakkan pengurus dan kadernya di Pilkada Sumenep, Kiai Nabawi menepis dengan halus, jika hal itu terjun bebas diluar koridor yang sudah diatur dalam AD/ART Forum Kiai Muda Madura.

“Kalau melibatkan ke ranah politik prkatis kita nggak mungkin lah. Tetapi kami akan menyampaikan kepada masyarakat mengenai kriteria pemimpin (Bupati Sumenep) yang harus di pilih oleh warga, terutama yang sepaham dengan aswaja”, ujar Kiai Nabawi Muhammad Hisyam, Juru Bicara (Jubir) FKM Madura kepada Maduraexpose.com.

Disinggung apakah kriteria Bupati Sumenep harus dari tokoh Kiai? pihaknya menggelengkan kepala sambil memberikan penjelasan dengan sangat ramah.

“Bupati Sumenep tidak harus kiai. Pemimpin yang baik menurut Islam itu yang memiliki akhlakukl karimah. Itu yang terpenting”, pungkasnya.

FERRY ARBANIA|MADURA EXPOSE