Emosi Memuncak, Posko Penambang Pasir Liar dibakar Massa

Terbit: 21 Mei 2015 | 17:34 WIB

Sumenep (MaduraExpose.com) – Kekecewaan warga terhadap ulah para penambang pasir liar di kawasan pesisir Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Sumenep rupanya tak terbendung lagi.
Terbukti, pada Kamis siang, warga desa beramai-ramai membakar pos penambangan pasir liar yang selama ini dinilai merusak lingkungan.
Informasi yang dihimpun MaduraExpose.com di lokasi menyebutkan, sebelum aksi pembakaran dilakukan, warga Desa Ambunten Tengah pura-pura ikut melakukan penambangan pasir dengan tujuan menghentikan paksa para penambang liar yang tengah beroperasi.
Sayangnya, rencana penduduk setempat tercium para penambang liar yang memilih kabur sebelum berurusan dengan jumlah massa yang sangat banyak. Merasa kesal dan tersulut emosi yang memuncak, warga desa melampiaskan kekesalannya dengan cara membakar pos penambang pasir liar, yang selama ini digunakan beristirahat.
Selain membakar posko penambang pasir liar, warga juga menutup paksa seluruh akses jalan utama menuju penambangan dengan cara merobohkan pohon asam besar sebagai penutup jalan.

Warga mengaku kesal dengan maraknya penambangan liar yang makin merajalela. Jika tidak segera dihentikan, warga khawatir akan semakin merusak lingkungan dan mengancam keselamatan pemukiman penduduk setempat.
“Warga sudah tidak sabar dengan adanya penambangan liar di desa kami. Sudah berapa kali kami melaporkan masalah ini ke pihak Kepala Desa dan pihak-pihak terkait lainnya agar ulah mereka dihentikan.

Namun tidak pernah digubris oleh para penambang pasir liar. Ya akhirnya begini, warga bertindak sendiri.”, ujar Ali Ridha, tokoh masyarakat Desa Ambunten Tengah, Kamis (21/5/2015).

Sementara Kepala Desa Ambunten Tengah, saat dikonfirmasi dilokasi membenarkan pernyataan warga tersebut.

Menurutnya, selama ini, sepak terjang para penambang pasir liar cukup meresahkan. Mereka mengeruk pasir tidak hanya siang hari, tetapi juga pada malam hari.
“Harapan warga Desa kami supaya pihak aparat dan pemerintah daerah segera melakukan tindakan tegas, supaya para penambang pasir liar itu segera ditangkap dan diproses secara hukum”, ujar Fatmiatun, Kepala Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
(m2d/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Ganas di Berita, Tapi Begini Gaya Bos Madura Expose Taklukkan 5 Kepiting Gede!

Terbit: 3 April 2026 | 20:41 WIB SUMENEP – Dunia jurnalistik investigasi seringkali identik dengan ketegangan dan tumpukan dokumen kasus yang menguras energi. Namun, bagi Redaktur MaduraExpose.com, laut utara di…

Ekonomi Panggung: Menakar Perputaran Uang di Balik Industri Hiburan Rakyat Sumenep

Terbit: 17 Maret 2026 | 19:19 WIB “Dinamika hiburan panggung di masa lalu sering kali terjebak pada sisi luar yang bersifat artifisial. Namun, seiring dengan kedewasaan publik dalam mengonsumsi konten,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *