MADURAEXPOSE.COM– Sosok mayat laki-laki, yang diketahui bernama Syukkur (65), nelayan asal Dusun, Bundeje, Desa Banmaleng, pulau Giliraja itu, ditemukan pertama kali oleh Misrin, warga pulau Gilingan Gili Raja, sekitar pukul 08.30 Wib.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Saat itu, Misrin yang juga berprofesi sebagai nelayan, menemukan perahu milik korban berputar – putar ditengah laut, dengan kondisi mesin tetap hidup.

Setelah didekati, ternyata dalam perahu tersebut terlihat sesosok tubuh laki – laki, yang sudah dalam kondisi tidak bergerak.

Namun karena Misrin mengetahui perahu dan pemiliknya adalah itu milik warga Banmaleng, maka pihaknya langsung mengabarkan peristiwa itu pada Kades Banmaleng Bapak H. Rakib, jika ada perahu warganya yang sedang berputar – putar ditengah laut.

Selanjutnya, Kades Banmaleng memberi tahu Arsilam, warga Dusun Bundeje, terkait peristiwa tersebut.

Oleh Arsilam, informasi dari Kades Banmaleng diteruskan pada keluarga korban sekitar pukul 09.00 Wib.

Karena ciri-ciri perahu yang disebutkan Kepala Desa Banmaleng, sama dengan perahu milik korban.

Selanjutnya keluarga korban yang terdiri dari : Hori, Hainur, Rodi, dan Sandi, yang kesemuanya warga Desa Banmaleng, pulau Giliraja, berangkat menuju TKP (ditengah laut).

“Sekira pukul 10.00 wib. empat orang keluarga korban tersebut tiba di TKP dan mendapati korban dalam keadaan tergeletak diatas perahu dan sudah dalam keadaan telah meninggal dunia,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Minggu (24/9/2017).

Selanjutnya keluarga korban memeriksa kondisi mayat dan tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan terkait kemungkinan adanya penganiayaan atau pembunuhan pada korban.

Oleh karenanya, perahu milik korban ditarik menuju daratan, untuk dievakuasi.
Setelah tiba dipantai korban yang masih berada diatas perahu langsung dievakuasi kerumah korban dengan dibantu oleh petugas Bhabinkamtibmas Polsek Giligenting Aiptu Urnoto dan masyarakat.

Sesampainya korban dirumah duka langsung dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis dengan hasil pada jenazah tidak didapati luka.

“Menurut keterangan dari keluarganya, korban sebelumnya pernah mengidap penyakit yang diduga gejala stroke,” pungkasnya.

(Uud/Fer)