Dua Kades Meregang Nyawa, berikut Kronologinya

Terbit: 9 Juli 2015 | 12:27 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com- Siapa sangka jika pacuan Mobil Ranger dan motor Ninja yang dikendarai Edi Molyo EP, Kepala Desa (Kades)
Beluk Kenek dan Moh Haris, Kades Bukabu Kecamatan Ambunten, Sumenep, Madura, Jawa Timur berujung maut. Keduanya sama-sama tewas mengenaskan.

Sumber dilapangan menyebutkan, awal inside kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) itu berawal saat kedua kepala desa tersebut sama-sama meluncur dengan kendaraan masing-masing dari arah timur dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba mobil Ranger dengan Nomor Polisi L 4808 LS milik Edi Mulyo membentur dengan keras speda motor Ninja bernopol M 64447 milik Moh Haris di Jalan Raya Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Sumenep. Informasi warga, keduanya sama-sama dari arah timur tengah melaju dengan kecepatan tinggi.

Edi Molyo Ep meninggal saat perjalanan menuju RSD dr Moh Anwar dan Moh Haris meninggal setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan dirumah sakit.

Belum diketahui apakah kecelakaan maut terjadi secara alami ataukah ada unsur kesengajaan. Namun sumber yang digali menyebutkan, jika speda motor Kades Edi ditabrak oleh Kades Haris. Akibatnya, Kades Edi tersungkur ke tengah jalan aspal bersamaan motor Ninja kesayangannya terlempar kedepan dengan jarak sekitar 200 meter.

Sementara Kades Haris tidak bisa menjinakkan mobil yang dikemudikan hingga oleng dan langsung menghantam pohon akasia. Bagian depan mobil Ranger tersebut terlihat remuk. Dada Har

Akibatnya, motor Ninja terlempar hingga jauh ke depan bersama pengendaranya Kades Edi, dan terhempas di aspal. Mobil Ranger usai menabrak motor Ninja oleng dan menabrak Pohon Akasia hingga mobilnya remuk dan tubuhnya terjepit dibelakang kemudi penuh luka.

(iin/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *