Ist. Speda motor dan mobil saling mnedahului (Foto: Ferry Arbania/maduraexpose.com)

Sumenep, Maduraexpose.com- Siapa sangka jika pacuan Mobil Ranger dan motor Ninja yang dikendarai Edi Molyo EP, Kepala Desa (Kades)
Beluk Kenek dan Moh Haris, Kades Bukabu Kecamatan Ambunten, Sumenep, Madura, Jawa Timur berujung maut. Keduanya sama-sama tewas mengenaskan.

Sumber dilapangan menyebutkan, awal inside kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) itu berawal saat kedua kepala desa tersebut sama-sama meluncur dengan kendaraan masing-masing dari arah timur dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba mobil Ranger dengan Nomor Polisi L 4808 LS milik Edi Mulyo membentur dengan keras speda motor Ninja bernopol M 64447 milik Moh Haris di Jalan Raya Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Sumenep. Informasi warga, keduanya sama-sama dari arah timur tengah melaju dengan kecepatan tinggi.

Edi Molyo Ep meninggal saat perjalanan menuju RSD dr Moh Anwar dan Moh Haris meninggal setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan dirumah sakit.

Belum diketahui apakah kecelakaan maut terjadi secara alami ataukah ada unsur kesengajaan. Namun sumber yang digali menyebutkan, jika speda motor Kades Edi ditabrak oleh Kades Haris. Akibatnya, Kades Edi tersungkur ke tengah jalan aspal bersamaan motor Ninja kesayangannya terlempar kedepan dengan jarak sekitar 200 meter.

Sementara Kades Haris tidak bisa menjinakkan mobil yang dikemudikan hingga oleng dan langsung menghantam pohon akasia. Bagian depan mobil Ranger tersebut terlihat remuk. Dada Har

Akibatnya, motor Ninja terlempar hingga jauh ke depan bersama pengendaranya Kades Edi, dan terhempas di aspal. Mobil Ranger usai menabrak motor Ninja oleng dan menabrak Pohon Akasia hingga mobilnya remuk dan tubuhnya terjepit dibelakang kemudi penuh luka.

(iin/fer)

HotNews:  Warganet Minta Oknum Kasi Disbudparpora Sumenep Dicopot