DPW Jatim Sesalkan Sikap Bungkam DPC PPP Pamekasan

0
1038

MADURA EXPOSE–Dewan Pimpinan Daerah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) belum menerima Laporan dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Pamekasan terkait beredarnya Foto Mesra anggota Dewan berinisi IS dengan perempuan yang diketahui bernama Adezta Melany, serta penelantaran Istri Siri AF beserta anak Kandungnya.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPW PPP yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Fraksi PPP DPRD Jawa Timur, Musyaffa Rouf saat reses Di Pamekasan. Hingga saat ini, secara kelembagaan DPW PPP belum menerima Laporan resmi secara Tertulis ataupun secara lisan.

“Sejauh ini hanya sebatas perorangan saja yang melaporkan, bukan secara kelembagaan Partai.” terang Musyaffa (30/3).

Menurutnya, kalau ada persoalan di Internal PPP, DPC PPP seharusnya cepat menggelar rapat Internal. Serta, hasil rapat Internal tersebut dilaporkan kepada lembaga yang berada diatasnya, yaitu DPW dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

Musyaffa mengatakan, DPW akan segera mengecek terkait kebenaran informasi tersebut saat menerima Laporan dari DPC PPP Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

“Kami akan croscek anggota yang terlibat, Dan, kami akan melihat perempuan yang beredar di media.”

Musyaffa menegaskan, DPW akan melakukan langkah sesuai dengan AD/ART Partai. Apabila ada fakta yang dianggap merugikan Partai, terang Musyaffa, DPW akan memberikan sanksi berat hingga pemecatan kepada IS, anggota Fraksi PPP DPRD Pamekasan.

“Ancamannya ya bisa di Pergantian Antar Waktu (PAW) dari anggota DPRD Pamekasan.” tegasnya. [add/fer]