Dituding Gelapkan Raskin 82 Ribu Ton, Ini Jawaban Kades Duko

0
522
Ilustrasi

MADURAEXPOSE.COM–Muzakkir (41), warga Dusun Padatar Timur, Desa Duko, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Madura Jawa Timur, menyayangkan carut marutnya pencairan raskin di Desanya, sejak tahun 2013. Padahal pendistribusian raskin dari Bulog Sumenep, terdistribusi lancar.

“Pernah saya tanyakan pendistribusian ke desa saya, katanya pendistribusian raskin ke desa lancar dan tidak ada masalah, tapi kok dilapangan hanya dicairkan dua kali,” kata Muzakkir (41).

Menurutnya, berdasarkan data dari bulog, sejak 2013 hingga 2014 raskin yang turun ke Desa Duko, tercatat 27 kali penebusan. Namun oleh desa, raskin hanya dicairkan dua kali selama dua tahun. Sedangkan 221 penerima raskin di Desa Duko, hanya di kasih 7,5 kg raskin dalam setiap kali pencairan. Sementara jatah raskin untuk desa tersebut, sebanyak 3.315 kg.

“Jatah raskin untuk desa saya perbulannya sebanyak 3.315 kg dengan jumlah penerima 221 orang, terus 25 kali pendistribusian lainnya di kemanakan, kok hanya di cairkan dua kali ?, ini kan sudah tidak beres, makanya akan saya laporkan,” pungkasnya.

Sementara Kepala Desa Duko, membantah tudingan warganya atas tidak dicairkannya bantuan raskin dari pemerintah kepada penerima. Menurutnya, setiap kali penebusan raskin dari bulog, pihaknya langsung mencairkan pada penerima.

“Tidak benar tudingan itu, karena setiap kali penebusan saya langsung mendistribusikan pada penerimanya,” pungkas Munip, Kepala Desa Duko, Kecamatan Rubaru, Sumenep, saat dimintai keterangan melalui telepon selulernya.

(din/net/**).