Ditanya Prabowo soal Makan Gratis untuk Anak, Ganjar: Saya Tidak Setuju

Terbit: 4 Februari 2024 | 23:47 WIB

Maduraexpose.com- Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo secara tegas menyatakan tidak setuju dengan program pemberian makan gratis terhadap anak-anak yang digaungkan pasangan calon presiden (capres-cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Pernyataan itu disampaikan Ganjar merespons pertanyaan Prabowo, saat menanyakan setuju atau tidak program pemberian makan gratis terhadap anak-anak.

“Kalau ngasih makannya kepada anak-anak untuk mencegah stunting, saya sama sekali tidak setuju Bapak, karena Bapak terlambat Pak,” kata Ganjar saat debat kelima Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (4/2).

Ganjar menekankan, pencegahan stunting dapat dimulai dari dalam kandungan. Sehingga seharusnya mengoptimalkan pemberian gizi kepada ibu hamil.

“Stunting itu ditangani sejak bayi masih dalam kandungan. Ibunya yang dikasih gizi. Kalau kemudian gizinya baik, mereka lakukan cek rutin maka akan ketahuan bahwa dia ibunya sehat, anaknya pertumbuhannya dilihat,” ucap Ganjar.

Ganjar menyatakan, seharusnya Prabowo dapat menggaungkan program memberikan gizi lebih kepada ibu hamil. Bukan justru memberikan makanan gratis kepada anak-anak.

“Kalau Bapak ngasih gizi kepada ibu hamil, saya baru setuju saya Pak. Nanti setelah itu dia akan lahir ibunya selamat karena diperiksa,” ujar Ganjar.

“Kalau sudah lahir dan tumbuh mungkin bukan stunting Pak, itu gizi buruk. Kalau gizi buruk Bapak mau memperbaiki boleh,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, debat kelima Pilpres 2024 mengangkat tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi. Debat terakhir itu menampilkan tiga capres yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Debat berlangsung sebanyak enam segmen dengan durasi waktu 150 menit yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (4/2)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *