#Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Wahyu Suparyono (kiri) dan Dirjen Kementerian Sosial Hartono Laras di Sumenep, Madura, Jawa Timur. [Foto: Ferry Arbania/Madura Expose Network]

MADURA EXPOSE— Pada Jum’at (22/1) sejumlah petinggi Bulog turun langsung ke Sumenep dalam rangka menindak lanjuti laporan masyarakat terkait distribusi raskin tahun 2015 yang terindikasi bermasalah karena Bulog tidak mengirimkan jatah raskin yang sudah ditebus oleh sejumlah kepala desa (Kades).

Sejumlah pejabat Bulog Jawa Timur dan Sub Divre XII Madura tampak hadir mendampingin Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Wahyu Suparyono dan Dirjen Kementerian Sosial Hartono Laras disambut pengurus BaraJP Sumenep dan Tim khusus yang terdiri dari advokat dan pimpinan media.

Terkait laporan beberapa kepala desa yang sudah menyetorkan uang tebusan raskin sejak bulan Juli 2015 hingga raskin ke-14 yang belum dikirimkan beras miskin (raskin) atau rasta oleh pihak Bulog, Wahyu Suparyono langsung memerintahkan pihak Bulog Madura segera menuntaskan persoalan tersebut.

“Ibarat seorang bayi, saya masih baru menjabat di Bulog dan tentu saja menginginkan distribusi beras sesuai dengan aturan yang ada. Tidak boleh ada pejabat Bulog yang main-main karena saya tidak segan-segan untuk melakukan pemecatan”, ujar Wahyu Suparyono, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog saat melakukan audiensi dengan pihak BaraJP dan Pimpinan Madura Expose di sebuah hotel ternama di Sumenep, Jum’at Sore.

Sementara Dirjen Kementerian Sosial Hartono Lara menekankan semua pihak, termasuk Bulog Madura hendaknya menuntaskan persoalan raskin di Madura ini secepat mungkin. Ia bilang, jangan sampai sprogram pemerintah berupa pengadaan beras bagi masyarakat miskin (raskin) dipolitisasi dalam bentuk apapun.

“Ibu Menteri sudah berusaha semaksimal mungkin program raskin ini tersalurkan dengan baik secara by nime by adress. Ada upaya juga memutus rantai carut marut yang mungkin terjadi di era sebelumnya. Intinya kami menginginkan adanya kerjasa sama yang baik dengan semua pihak, termasuk pengawasan dari masyarakat ini sangat membantu”, ujarnya singkat.

FERRY ARBANIA