MADURAEXPOSE.COM – SAMPANG. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, bergerak cepat menyikapi kondisi infrastruktur pendidikan. Sebanyak 138 Sekolah Dasar (SD) resmi diusulkan untuk mendapatkan program revitalisasi dari total 464 sekolah yang tercatat mengalami kerusakan.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata memperbaiki kualitas sarana dan prasarana belajar mengajar di wilayah Kabupaten Sampang agar lebih layak dan aman.
Kuota Tahap I: 14 Sekolah Tunggu SK Pusat
Kabid Pembinaan SD Disdik Sampang, Yusuf, menjelaskan bahwa pengusulan ini didasarkan pada kuota dari Pemerintah Pusat yang merujuk pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Meskipun ada 138 sekolah yang diusulkan, pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap.
“Tahap I, kami mendapat 10 persen dari kuota yang diusulkan atau sekitar kurang lebih 14 sekolah akan dilakukan revitalisasi. Prosesnya sudah selesai, tinggal menunggu SK dari Pusat,” ungkap Yusuf pada Sabtu (14/02/2026).
Yusuf menambahkan, jika melihat pola tahun 2025 yang terdiri dari empat tahap, maka diprediksi pada tahun 2026 ini akan ada sekitar 56 sekolah di Sampang yang berhasil direvitalisasi.
Fokus Revitalisasi Berbasis Aplikasi Kementerian
Terkait teknis pengerjaan, Yusuf menegaskan bahwa fokus perbaikan akan disesuaikan dengan data pada aplikasi yang dikelola oleh masing-masing sekolah. Aplikasi tersebut merupakan sistem resmi yang dibuat oleh kementerian untuk memetakan kebutuhan mendesak di lapangan.
“Kami di Disdik hanya membuka jalan agar sekolah-sekolah mendapatkan program tersebut. Fokusnya nanti mengikuti aplikasi kementerian,” pungkasnya menutup pembicaraan.
Penulis Red./Editor: Ferry Arbania Madura Expose
Tetaplah Menjadi Pembaca Cerdas Bersama MaduraExpose.com – Tajam, Akurat, dan Mengedukasi. Sampaikan informasi dan keluhan Anda melalui email Redaksi: Maduraexposenews@gmail.com.







