Dinkes Pamekasan: Poging itu solusi Terakhir

Terbit: 11 Maret 2016 | 19:24 WIB

MADURA EXPOSE- Mewabahnya penyakit demam berdarah belakangan ini menjadi perhatian serius kantor Dinas Kesehatan Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Mereka mengeluarkan “warning” agar masyarakat melakukan tindakan pencegahan dini semisal dengan 3 M.

“Tindakan pencegahan dini itu jauh lebih baik semisal dengan melakukan abatisasi atau penaburan bubuk insektisida pembasmi jentik”, ujar Ismail Bay, Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, Madura, kepada Madura Expose, Jum’at 11 Maret 2016.

Dalam teori Bay, penyakit demam berdarah tak bisa dipisahkan dengan musim penghujan. Untuk itu pihaknya menghimbau agar masyarakat sedini mungkin melakukan tindakan terjadinya pembiakan jentik nyamuk.

Pihaknya juga mengingatkan agar masyarakat masyarakat yang hendak melakukan pengasapan (poging) dipekarangan rumah, supaya berhati-hati karena cara itu solusi terakhir.

“Pengasapan dilakukan minimal 100 meter dari titik rumah yang bersangkutan. Cuma efek poging ini sangat berbahaya ” tuturnya. [add/fer]

  • MADURA EXPOSE

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

    Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *