Dinas Peternakan Sumenep Tak Becus Kelola Anggaran, Ini Temuan LSM

0
732

MADURAEXPOSE.COM,SUMENEP– DPD Lumbung Informasi Rakyat ( Lira) Sumenep menyayangkan kinerja Dinas Peternakan setmpat yang hingga saat ini tidak becus menyalurkan dana DBHCHT hanya dengan alasan waktu mepet.

“Saya kira alasan waktu mepet kepala dinas kurang etis. itu tidak becus namanya karena eadlene satu tahun itu sangat panjang untuk mencairkan program hibah itu,” kecam Haryono Bupati Lira Sumenep kepada awak media,Jum’at 11/08/2017.

Pihaknya juga menuding Kepala Dinas main – main dalam menjalankan tugas. Sehingga sampai keteteran dan bantuan belum terserap, padahal masyarakat sangat mengharap dengan program kreatif dari dinas peternakan.

” kinerjanya kadisnya, krang maksimal dan dinilai main main. Lantas dalam satu tahun itu kerja apa,” tukasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumenep Edi Sutrisno menyampaikan, bahwa program hibah DBHCHT tahun 2017 ditunda, disebabkan karena terkendala waktunya sudah mepet. Maka akan dianggarkan lagi pada tahun 2018.

“Saya tidak bisa mencairkan tahun ini, waktunya sudah mepet, akan menganggarkan lagi tahun berikutnya,” katanya Jum’at 11/08/2017.

Dengan demikian, anggaran tahun 2017 Dis Ketapang dan Peternakan, Sumenep, dapat anggaran sebesar 8 miliyar tahun 2017 yang dibagi 70 persen dana hibah DBHCHT dan 30 persen untuk program yang lain termasuk operasional.

“Sampai saat ini anggaran masih terserap sedikit, hanya 4 persen. Dan yang paling besar adalah dana hibah DBHCHT 70 persen, Program hibah ini sangat rentan dengan persoalan,” tandasnya.