Dinas Pengairan Sumenep Didemo Soal Proyek

0
546

MADURAEXPOSE.COM– Komonitas Pengamat Kebijakan Pemerintah (KPKP), melakukan aksi demonstrasi di Kantor Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air Sumenep, Senin (11/9/2017).

Mereka menyoal pekerjaan proyek irigasi di Dusun Talesek Desa/Kecamatan Guluk-Guluk, yang diduga tidak sesuai spek.

Proyek yang dibiayai melalui APBD tingkat II 2017 sebesar Rp131 juta itu diduga dikerjakan asal – asalan, dengan menggunakan bahan campuran tanah liat.

“Yang mestinya menggunakan pasir malah menggunakan tanah liat,” kata Rasidi, koordinator aksi.

Menurutnya, kondisi tersebut mengakibatkan proyek dengan volume lebar atas sekitar 30 cm, lebar bawah sekitar 20 cm dan panjang sekitar 120 meter itu mudah rusak.

“Sudah satu bulan kami pantau pekerjaan itu, memang ada indikasi kejanggalan,” jelasnya.

Lebih lanjut Rasidi mengatakan, dugaan penyimpangan yang dikerjakan oleh CV Sumber Kembar itu telah lama disampaikan ke Dinas PU Sumber Daya Air. Namun, sepanjang ini pihak dinas terkesan mengabaikan.

“Mestinya ditindak lanjuti. Jika benar, ya harus dihentikan atau putus kontrak jika rekanan tidak sanggup memperbaiki sesuai spek,” tegasnya.

Dalam aksinya, mereka membawa poster yang ditempeli foto pekerjaan proyek irigasi yang dikerjajan oleh CV Sumber Kembar.

Saat itu mereka berorasi secara bergantian menggunalan pengeras suara yang dibawa mereka menggunakan mobil pick up carry.

Namun, mereka pulang dengan penuh kekecewaan karena tidak satupun Dinas PU Sumber Daya Air yang menemui, termasuk Kepala Dinas Eri Susanto. Kabarnya Eri Sudanto sedang menghadiri sidang paripurna di DPRD setempat.

Menariknya, aksi tersebut menjadi tontonan oknum LSM dan pegawai Dinas PU Sumber Daya Air. Mereka berbondong-bondong mengabadikan mahasiswa saat berorasi.

“Kami kecewa, surat kami sekitar satu minggu lalu disampaikan. Tapu Kepala Dinas malah tidak ada. Kalau tidak ada tindak lanjut, dalam waktu dekat kami akan turun jalan kembali dengan massa yang lebih banyak,” ancamnya.

HotNews:  PBNU Minta Pemerintah Tutup Akun dan Media Online Kelompok Wahabi

Terpisah Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Sumenep Eri Susanto mengakui jika dirinya menghadiri rapat di DPRD setempat. Namun, persoalan tersebut telah dilimpahkan ke Sekretaris dan Kabag Irigasi.

Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Sumenep Eri Susanto. (Dok. Maduraexpose.com)

Sementara terkait pekerjaan proyek di Kecamatan Guluk-Guluk tidak ada persoalan. Semuanya sesuai dengan standar tekhnis ketentuan pemerintah.

“Kami sudah kroscek dengan UPT, tidak ada persoalan semuanya sudah sesuai dengan standar tekhnis pekerjaan,” pungkasnya. (Ita/din/fer)