Diduga Selingkuh, “Janda Malaysia” Di Pamekasan Diamankan Massa

Terbit: 24 Februari 2017 | 10:47 WIB

MADURAEXOSE.COM– Seorang wanita yang sudah bersuami dan ditinggal pergi pasangannya menjadi TKI di Malaysia, nyaris dihakimi massa, karena ketangkap basah sedang berduaan dengan seorang pria yang juga telah berisiti.

Janda Malaysia (istilah istri yang ditinggal menjadi TKI) cantik ini diketahui berinisial telah (35) asal Dusun Waru, Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur dengan MZF (37) Desa Tlanakan Kabupaten Pamekasan, Sekitar Pukul 23.30 Wib. Kamis Malam.

Kejadian tersebut bermula Sekitar Pukul 22.00 Wib yang mana WDH dibawa keluar Oleh MZF dengan dengan menggunakan Mobil Grand Livina Nopol B 1099 WFU warna hitam, Dan sekitar Pukul 23.30 Wib dua orang tersebut tiba dirumah WDH Desa Pamaroh Kecamatan Kadur.

“Kemuadian dengan serentak Massa sekitar 50 Orang yang merupakan warga setempat menghadang mobil Tersebut, Dengan membawa patungan dan senjata tajam, Karna keduanya disinyalir telah melakukan perselingkuhan,” ujar warga dilokasi kejadian sambil meminta identitasnya disembunyikan.

Bersamaan dengan kejadian tersebut,Babinsa Pamaroh Serda syaifudin efendi dengan spontan Mengamankan dua orang tersebut, Supaya terhindar dari amokan massa dan menhindari hal-hal yang tidak di inginkan, Kemudian Banbinsa pamaroh Menghubungi patroli Polsek Kadur, dan ikut mengawal ke Polsek Kadur Untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Reporter : Luthfiadi

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *