Diduga Bermasalah, DD dan ADD Desa Saor Saebus DiSorot

0
780

MADURAEXPOSE.COM– Realisasi bantuan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) Desa Saor Saebus, Kecamatan/Pulau Sapeken, Sumenep, Jawa Timur diduga bermasalah. Bahkan, diantara salah satu pekerjaan yang dibiayai DD dan ADD tahun 2016 ditengarai fiktif.

“Renovasi Polindisi dengan anggaran Rp16 juta diperkirakan fiktif,” kata salah satu tokoh pemuda Desa Saor Saebus, Abd Mahmud, Selasa, 25 April 2017.

Selain itu, pembangunan tempat mandi, cuci, kakus (MCK) ditengarai tidak sesuai dengan petunjuk tekhnis. Sesuai perencanaan pembangunan empat MCK yang dianggarkan sebesar Rp20 juta, diduga hanya direalisasikan sebesar Rp150 juta. “Hanya tiga MCK yang dibangun, satu MCK belum berujud. Anggaran persatu MCK dianggarkan Rp50 juta,” jelasnya.

Bahkan bantuan untuk Kelompok Tani sebesar Rp41 juta disinyalir tidak direalisasikan hingga tahun ini. “Bahkan penambahan polindes dengan anggaran Rp31 juta masih menyisakan hutang berupa bahan material dan upah hutang pada tukang di desa Saor Saebus,” jelasnya.

Oleh sebab itu, dirinya meminta instansi terkait segera mengevaluasi realisasi DD dan ADD di Desa Saor Saebus. Harapannya kedepan tidak lagi terjadi penyimpangan seperti yang terjadi pada tahun 2016.

“Pasti kami laporkan kepada penegak hukum, baik ke Polres maupun ke Kejaksaan,” gertaknya.
Sementara Kepala Desa Saor Saebus Moh Huni belum bisa dikonfirmasi, saat dihubungi melalui sambungan teleponnya tidak aktif hingga berita ini ditulis.

Sementara Moh. Huri, Kepala Desa Saor Saebus dikonfirmasi melalui telpon genggamnya sedang tidak aktif.

[Jun/Kom]

HotNews:  Babinsa Koramil 0827/01 Kota Karya Bhakti Bersama Masyarakat Desa Pandian