SUMENEP – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Dusun Sumber, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, terus berjalan meski berada di wilayah kepulauan dengan akses logistik yang terbatas. Babinsa Koramil 0827/23 Giligenting, Serda Firdos Junaedi, turun langsung mengawal setiap tahapan pekerjaan di lokasi, Selasa (3/2/2026).
Koperasi yang dibangun di Pulau Giligenting ini menuntut pengawasan ekstra. Distribusi material harus melewati jalur laut, sementara kondisi geografis menjadi tantangan tersendiri bagi kelancaran pembangunan. Namun hingga kini, progres fisik telah memasuki tahap pemasangan dinding lanjutan dan pengecoran palang atas.
Ketersediaan material utama di lokasi menunjukkan kesiapan pembangunan untuk terus berlanjut. Mulai dari ratusan sak semen, ribuan bata, besi SNI berbagai ukuran, hingga material pendukung lainnya telah terkonsentrasi di area pembangunan untuk mengantisipasi kendala distribusi.
Serda Firdos Junaedi menegaskan bahwa pengawalan dilakukan agar pembangunan di wilayah kepulauan tidak tertinggal dari daratan.
“Wilayah kepulauan memiliki tantangan akses yang tidak ringan. Karena itu, progres pembangunan harus dijaga agar tetap berjalan dan kualitas bangunan sesuai standar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Babinsa menjadi bentuk pendampingan agar koperasi yang dibangun benar-benar memberi dampak bagi masyarakat setempat.
“Koperasi ini dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi warga kepulauan. Maka pengerjaannya harus tepat, kuat, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa didampingi kepala tukang dan 10 orang pekerja. Selama proses berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan tanpa hambatan berarti.
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Giligenting menjadi penanda bahwa pembangunan ekonomi desa tetap bergerak hingga wilayah kepulauan, meski harus menembus keterbatasan akses dan tantangan logistik laut. (yud/fer)








