Di Bawah Tangan Dingin Bupati Fauzi, RSUD Sumenep Naik Kelas Lebih Cepat

Terbit: 21 Juli 2025 | 10:05 WIB

SUMENEP (Maduraexpose.com) — Dulu, nama RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep identik dengan cibiran. Bahkan, pada 23 November 2015, anggota DPR RI daerah pemilihan Madura, MH Said Abdullah, tanpa ragu menyebut “Pelayanan RSUD Sumenep Terkenal Paling Buruk se-Madura.” Sebuah kritik tajam yang menyayat hati warga Sumenep, dilontarkan langsung saat Said Abdullah blusukan ke rumah sakit plat merah tersebut.

Menurut Said Abdullah, yang juga politisi PDI Perjuangan, lima tahun kepemimpinan Bupati Sumenep saat itu, A. Busyro Karim dan Soengkono Sidik, belum juga mampu mengangkat derajat pelayanan rumah sakit. “Rumah sakit itu tidak cukup hanya fasilitas, gedung, dan SDM, tapi dibutuhkan pelayanan yang baik. Di Republik ini, pasien yang antri bukan karena fasilitas, tetapi karena pelayanannya baik,” tegasnya waktu itu. Ia bahkan mendesak agar direktur RSUD Sumenep saat itu, Fitril, dicopot jika tak ada perbaikan berarti.

Memutar Balik Citra Negatif
Kritik pedas Said Abdullah kala itu bukan tanpa dasar. Persepsi publik terhadap RSUD Sumenep memang cenderung negatif, ditambah lagi dengan maraknya kasus kehilangan barang berharga yang membuat rumah sakit ini dijuluki “RSUD Sumenep Darurat Maling.” Seolah tak berbenah, masalah keamanan menjadi sorotan tajam, menambah daftar panjang keluhan masyarakat.

Namun, roda waktu terus berputar. Di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi, sebuah angin segar mulai berhembus kencang di lingkungan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Komitmen kuat dan “tangan dingin” Bupati Fauzi menjadi kunci utama dalam transformasi besar ini. Sejak awal memimpin, Bupati Fauzi tak main-main dalam menargetkan peningkatan kualitas layanan kesehatan di Sumenep.

Percepatan Kenaikan Status Menjadi Tipe B
Target utama yang dicanangkan Bupati Fauzi adalah meningkatkan status RSUD dr. H. Moh. Anwar dari tipe C menjadi tipe B. Sebuah lompatan yang sangat ambisius, mengingat kompleksitas dan standar tinggi yang harus dipenuhi. Namun, berkat kegigihan dan koordinasi yang apik dari seluruh jajaran, impian itu terwujud lebih cepat dari perkiraan.

Hanya sehari setelah dilantik untuk periode keduanya, Bupati Achmad Fauzi berhasil mewujudkan janji tersebut. RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep resmi menyandang status tipe B pada 21 Februari 2025. Proses evaluasi yang ketat selama enam bulan, melibatkan tim visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), akhirnya memberikan lampu hijau.

Kenaikan status ini menjadi bukti nyata bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi, RSUD Sumenep tidak hanya berbenah, tetapi juga naik kelas dengan sangat cepat. Kini, masyarakat Sumenep bisa bernapas lega, sebab mereka dapat mengakses layanan kesehatan yang lebih berkualitas, fasilitas yang lebih lengkap, dan standar pelayanan yang setara dengan rumah sakit terkemuka lainnya di Jawa Timur. Ini adalah babak baru bagi RSUD dr. H. Moh. Anwar, sebuah penanda keberhasilan “tangan dingin” Bupati Fauzi dalam membawa perubahan positif yang signifikan.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Kodim Sumenep Serahkan Truk Operasional KDKMP, Perkuat Ekonomi Desa

Terbit: 28 April 2026 | 12:19 WIB SUMENEP – Langkah strategis ditempuh Kodim 0827/Sumenep dalam memperkuat urat nadi perekonomian perdesaan. Penyerahan satu unit truk operasional kepada Kelompok Daerah Kerja Mandiri…

Dandim Sumenep Gaspol: Jembatan Ambunten & Bedah Rumah Warga

Terbit: 26 April 2026 | 11:31 WIB SUMENEP – Komitmen TNI dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur dan pengentasan hunian tidak layak di Sumenep kian nyata. Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *