Detik-Detik Dramatis Matjari, Nelayan Sumenep yang Terseret Pemberat Rumpon ke Dasar Laut

Terbit: 3 Agustus 2025 | 22:13 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com- Matahari pagi baru saja menampakkan sinarnya, menyapa laut Kangean yang masih tenang. Di atas perahu motor “Harapan Jaya”, Matjari (43) bersama tiga sahabatnya, Kamaluddin, Edi Susanto, dan Mul Hakim, telah memulai perjalanan. Udara asin yang dingin tak mengikis semangat mereka. Hari itu, mereka punya satu misi mulia: membuat rumah bagi ikan-ikan, sebuah rumpon, yang kelak akan menghidupi keluarga mereka.

Setelah satu setengah jam perjalanan, perahu mereka tiba di tengah laut. Matjari, seperti biasa, bersiap untuk menurunkan pemberat ke dasar laut. Ia adalah yang paling cekatan, paling paham cara kerja rumpon. Tali nilon tebal melilit erat sebuah batu karang seberat 50 kilogram. Namun, siapa sangka, tali itu berubah menjadi jerat maut.

Saat ia mendorong batu karang itu ke laut, sebuah insiden tragis terjadi. Tali itu tiba-tiba melilit kakinya. Dalam sekejap, Matjari terempas jatuh. Ia tak sempat berteriak, hanya desakan napas yang tertahan oleh tarikan kuat ke bawah. Tiga rekannya panik. Mereka dengan putus asa menarik tali nilon itu, mencoba melawan gravitasi dan beratnya batu karang yang menyeret tubuh Matjari. Lima menit terasa seperti selamanya, namun tarikan itu tak mampu mereka lawan.

Tak ada lagi jejak Matjari, hanya riak-riak air yang menyisakan keheningan. Dengan hati hancur, mereka meminta bantuan kepada nelayan lain yang berada di dekat sana. Waktu terus berjalan, harapan perlahan memudar. Hingga pukul 11.30 WIB, pencarian yang dilakukan Matjari dan teman-temannya tetap tak membuahkan hasil. Laut yang semula tenang, kini terasa menyimpan selaksa kesedihan.

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *