DBS I Over Kapasitas, Kontra’SM: Jangan Korbankan Nyawa Penumpang!

Terbit: 21 Juni 2017 | 03:24 WIB

MADURAEXPOSE.COM— Muhammad Suyono, salah satu fungsionaris Kontra’SM Sumenep mengingatkan pihak Syahbandar maupun Administrator pelabuhan agar tidak berepekulasi dengan maut, dengan tetap mempertahankan standarisasi angkutan laut.

“Apapun alasannya, pihak administrator maupun pelabuhan, agar tidak bermain-main dengan maut dengan membiarkan angkutan laut membawa penumpang melebihi kapasitas. Itu bahaya dan bisa mengancam keselamatan banyak orang,”, ujarnya kepada MaduraExpose.com, Rabu 21 Juni 2017.

Menurut Suyono, terkait adanya kapal motor yang nekad membawa penumpang diatas kapasitas muatan, pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan pihak Pemkab dan DPRD Sumenep.

“Koordinasi itu sifatnya penyampaian aspirasi agar tidak terjadi kecealakaan laut yang disebabkan oleh keteledoran manusia itu sendiri. Salah satunya angkutan laut yang melebihi kapasitas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mohammad Iksan, Kepala Syahbandar Pelabuhan Kalianget, Sum enep kepada awak media, membenarkan adanya kapal yang mengangkut penumpang diatas kapasitas.

Adapun kapal yang mengangkut penumpang melebihi kapasitas itu, yakni Dharma Bahari Sumekar (DBS) I dengan trayek Pelabuhan Kalianget- Pulau Kangean Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Terpaksa kami menampung para penumpang,” dalih Bambang Suprio, Manajer Operasional KM DBS I kepada awak media. [saw/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *