DBH Migas Sumenep Disunat Rp 25 M

0
786
Ilustrasi/SHUTTERSTOCK

Sumenep,MaduraExpose.com—Baru-baru ini sejumlah kalangan diributkan dengan adanya kabar tentang pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas di Kabupaten Sumenep oleh pemerintah pusat.

Hadi Sutarto alias Totok, Sekda Kab Sumenep kepada awak media mengatkan, adanya pemotongan DBH migas dirasakan sangat mencekik karena jumlah dana yang disunat mencapai 20 persen dari Rp 75 Miliar turun menjadi 50 Miliar pada tahun 2015.

Mantan Kepala Bappeda ini mengaku kelimpungan karena DBH yang biasa diterima sebesar Rp 75 Miliar sudah terlanjur dibelanjakan.

Kisruh pemotongan DBH Migas Kabupaten Sumenep oleh pemerintah pusat ini, rupanya sampai juga ditelinga anggota DPR RI, Nizar Zahro.
Nizar mengaku siap memfasilitasi keluhan tersebut dengan seluruh pihak terkait, termasuk melakukan kooridinasi dengan seluruh pihak terkait.

“Masalah pemotongan DBH Migas ini nanti kami koordinasikan dengan komisi terkait di DPR.” Ujar Nizar Zahro, Anggota DPR RI Dapil XI Madura, Jawa Timur.

(mnm/fer)