MADURAEXPOSE.COM–Baru-baru ini pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H.Moh. Anwar Sumenep menggelar acara “Cuci Tangan Serentak”, yang dimaksudkan untuk mebiasakn para perawat untuk melakukan cuci tangan setiap kali melakukan kontak dengan para pasien.

Cara ini dinilai sangat efektif dan penting dilakukan demi kesehatan masyarakat, terutama kalangan perawat tiap kali melakukan kontak dengan pasien yang ditanganinya. Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari kalangan masyarakat luas, karena secara tidak langsung memberikan pesan positif bagia setiap individu akan pentingnya cuci tangan sebelum atau sesudah melakukan aktivitas.

“Menurut kami, acara cuci tangan serentak telah menjadi inspirasi bagi kita semua yang peduli terhadap kesehatan. Semoga ini bisa kita terapkan tidak hanya bagi kalangan perawat yang tiap harinya beriteraksi dengan kalangan pasien. Kebiasaan baik ini sangat bagus diterapkan dalam keluarga,” ujar Rara Hasanah, salah satu warga Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin 3 April 2017.

Sebelumnya, Freddy Septa Wasudy, Sekretaris Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSUD Sumenep dalam acara HUT PPNI ke-43 itu menyampaikan harapannya kepada kalangan perawat agar membiasakan diri melakukan cuci tangan dengan tujuan untuk menghindari terjadinya infeksi nosokomial.

Pernyataan itu disampaikan dirinya dalam acara HUT PPNI ke-43 Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSUD dr Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, baru-baru ini.

Selain meghindari kemungkinan terjangkitnya virus, kebiasaan cuci tangan ini, lanjut Freddy, sebagai wujud nyata pihak rumah sakit dalam rangka mensupport gerakan perawat mendukung masyarakat mebiasakan diri hidup sehat.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Harapan utama degan cuci tangan serentak ini juga untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyrakat,” ujarnya kepada awak media.

Baca Juga: Berita Kriminal Hari Ini

Seirama dengan apa yang disampaiakan Freddy, Direktur RSUD dr Moh. Anwar Sumenep, dr Fitril Akbar justru memberikan apresiasi mendalam atas dilaksanakannya kegiatan momen Cuci Tangan Serentak dikalangan para perawat di rumah sakit yang dimpimpinnya saat ini. Kegiata itu, lanjut dia, memiliki nilai plus yang perlu dibiasakan setiap kali terjadi kontak dengan pasien.

“Cuci tangan serentak ini menjadi bagian dari upaya lain dari kalangan perawat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi pasien. Cuci tangan ini sangat baik dilakukan secara rutin oleh masyarakat dan perawat,” timpalnya menegaskan.

Fitril juga menyinggung bertambahnya usia PPNI yang selama ini terus melakukan pengabdian terbaiknya dalam melayani masyarakat secara optimal.

“ Semoga dengan bertambahnya usia PPNI Ini, maka bertambah pula kedewasaan para perawat kita dan lebih bijaksana dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya dengan nada menyindir.