Cabup Incumbent PDI-P Akan Kerepotan Jika PKB Rekom Kiai Unais di Pilkada Sumenep 2024

Terbit: 4 Desember 2023 | 23:36 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)— Belum lama ini sosok Bambang Hodawi sempat menjadi perbincangan, terkait analisanya seputar peluang sosok Kiai Unais Ali Hisyam, politisi PKB asal Ambuntem untuk maju di Pilkada Serentak 2024.

Bambang menganalisa adanya kemungkinan terjadinya koalisi besar antara PKB dan PDIP dalam Pilkada Sumenep 2024 mendatang.

Menurut pria yang saat ini berprofesi Advokat itu menambahkan, meski pada pilkada Sumenep 2020 lalu kedua parpol besar itu menjadi rival politik karena sama-sama mengusung calon sendiri.

Saat itu PKB mengusung tokoh Sumenep Fattah Jasin yang punya segudang pengalaman birokrasi di Pemprov Jawa Timur, sedangkan PDI Perjuangan mengusung calon sendiri yang sekarang menjadi Bupati Sumenep, yaitu Achmad Fauzi yang belakangan diketahui sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan di Kota Keris tersebut.

Kendati demikian, lanjut Bambang, kedua tokoh di dua parpol besar itu (PDI-P & PKB) Sumenep memiliki kedekatan emosional yang sangat kuat.

“Koalisi PKB dan PDI-P pernah mengantarkan Busyro Karim -Soengkono Sidik dan Busyro Karim -Achmad Fauzi memimpin Sumenep,” demikian analis Bambang Hodawi belum lama ini kepada Maduraexpose.com.

Dimata Bambang Hodawi, alur politik di Sumenep yang tampak landai-landai saja justru “menghanyutkan”, arus dukungan diakar rumput terawat dengan baik dan kuat.

“Analogi politiknya begini, kalau pada saat Pilkada Sumenep 2020 PKB kalah lawan Paslon yang diusung PKB, otomatis kekuatan incumbent dari PDI-P akan semakin menguat pada Pilkada 2024. Kecuali PKB mau usung K.Unais Ali Hisyam, nah ini baru akan merepotkan koalisi PDIP,” imbuh pria yang sangat dekat kalangan wartawan ini.

Disinggung kenapa PKB harus mengusung sosok Kiai Unais Ali Hisyam di Pilkada Sumenep 2024, analis yang juga berprofesi Advokat ini menilai sosok K.Unais Ali Hisyam memiliki integritas dan kapasitas yang tak diragukan lagi.

“Kiai Unais itu tak hanya memiliki popularitas tinggi, beliau juga pengurus PKB pusat, punya pesantren besar dan pengaruhnya juga besar. Ketokohan beliau diakui oleh masyarakat Madura. Maka sebuah kebodohan jika sekelas beliau tidak direkom menjadi Calon Bupati pada Pilkada 2024,” pungkasnya. [tim/roi/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *