MADURAEXPOSE.COM—Bupati Sumenep A.Busyro Karim rupanya memiliki perhatian khusus terhadap perkembangan BMT NU Jatim Cabang Kota Sumenep yang belakangan ini terus mengalami perkembangan yang sangat signifikan.

Untuk itu, mantan Ketua DPRD Sumenep dua priode ini berharap agar tidak hanya fokus pada pembiayaan konsumtif, namun juga mulai melebarkan sayap denga mencoba memasuki ruang usaha pembiayaan produktif yang bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil.

Pernyataan Bupati itu disampaikan saat menghadiri acara tasyakkuran dan peresmian Kantor BMT NU Jatim Cabang Sumenep.
“Kedepan saya berharap lembaga Pembiayaan Syariah seperti BMT NU Cabang Kota Sumenep ini, tidak hanya fokus pada pembiayaan konsumtif tetapi juga merambah usaha produktif, pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, terpinggirkan dan korban kapitalisme”, ujarnya menerangkan.

Bupati juga megharapkan kehadiran BMT NU tidak sekadar menjadi pelengkap saja, melainka mampu bersaing degan secara profesional dan transparan. Menurutnya, untuk menjadi BMT yang besar hingga memiliki aset triliunan rupiah itu, harus dibuktikan dari kemampuan mengelola hal-hal kecil.

“ Segalanya memang harus dimulai dari yang kecil dulu. Jika yang kecil dikelola dengan baik, maka akan menghasilkan sesuatu yang besar. Beberapa BMT yang memiliki aset triliunan di tanah air, tidak lain karena dikelola secara profesional”, imbuhnya menerangkan.

Suami dari Nurfitriana ini menjelaskan secara rinci, bahwa selama ini, pemerintah Kabupaten (Pemkab) selalu membuka pintu kerjasama lebar-lebar dengan pihak swasta, apalagi berkaitan dengan program-program yang bersentuhan degan ekonomi kerakyatan. Salah satunya dengan mempermudah proses perizinan.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep senantiasa mengajak pihak swasta di Sumenep untuk mendukung program-program ekonomi kerakyatan. Pemerintah daerah konsisten dan terus komitmen dalam memperbaiki iklan investasi melalui perizinan yang mudah dan cepat,”tandasnya.

Dalam pandagan Pemkab, lanjut Busyro, partisipasi dari pihak swasta dalam memberikan peluang kemudaha bagi ekonomi kerakyatan sangat diharapkan akan menjadi penopang pemerintah daerah dalam memperkuat pondasi ekonomi masyarakat Sumenep.

“Bagaimanapun, keikutsertaan pihak swasta dan pengusaha sangat berarti dalam memperkuat pondasi ekonomi di Kabupaten Sumenep Madura”, pungkasnya. [Stm/fer]

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM