Bupati Sumenep Sarankan BMT NU Bidik Usaha Produktif

Terbit: 17 April 2017 | 03:53 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Bupati Sumenep A.Busyro Karim rupanya memiliki perhatian khusus terhadap perkembangan BMT NU Jatim Cabang Kota Sumenep yang belakangan ini terus mengalami perkembangan yang sangat signifikan.

Untuk itu, mantan Ketua DPRD Sumenep dua priode ini berharap agar tidak hanya fokus pada pembiayaan konsumtif, namun juga mulai melebarkan sayap denga mencoba memasuki ruang usaha pembiayaan produktif yang bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil.

Pernyataan Bupati itu disampaikan saat menghadiri acara tasyakkuran dan peresmian Kantor BMT NU Jatim Cabang Sumenep.
“Kedepan saya berharap lembaga Pembiayaan Syariah seperti BMT NU Cabang Kota Sumenep ini, tidak hanya fokus pada pembiayaan konsumtif tetapi juga merambah usaha produktif, pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, terpinggirkan dan korban kapitalisme”, ujarnya menerangkan.

Bupati juga megharapkan kehadiran BMT NU tidak sekadar menjadi pelengkap saja, melainka mampu bersaing degan secara profesional dan transparan. Menurutnya, untuk menjadi BMT yang besar hingga memiliki aset triliunan rupiah itu, harus dibuktikan dari kemampuan mengelola hal-hal kecil.

“ Segalanya memang harus dimulai dari yang kecil dulu. Jika yang kecil dikelola dengan baik, maka akan menghasilkan sesuatu yang besar. Beberapa BMT yang memiliki aset triliunan di tanah air, tidak lain karena dikelola secara profesional”, imbuhnya menerangkan.

Suami dari Nurfitriana ini menjelaskan secara rinci, bahwa selama ini, pemerintah Kabupaten (Pemkab) selalu membuka pintu kerjasama lebar-lebar dengan pihak swasta, apalagi berkaitan dengan program-program yang bersentuhan degan ekonomi kerakyatan. Salah satunya dengan mempermudah proses perizinan.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep senantiasa mengajak pihak swasta di Sumenep untuk mendukung program-program ekonomi kerakyatan. Pemerintah daerah konsisten dan terus komitmen dalam memperbaiki iklan investasi melalui perizinan yang mudah dan cepat,”tandasnya.

Dalam pandagan Pemkab, lanjut Busyro, partisipasi dari pihak swasta dalam memberikan peluang kemudaha bagi ekonomi kerakyatan sangat diharapkan akan menjadi penopang pemerintah daerah dalam memperkuat pondasi ekonomi masyarakat Sumenep.

“Bagaimanapun, keikutsertaan pihak swasta dan pengusaha sangat berarti dalam memperkuat pondasi ekonomi di Kabupaten Sumenep Madura”, pungkasnya. [Stm/fer]

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *