Bripda Turun Jalan Tuntut Disperta Sumenep Hentikan Penyusutan Lahan Pertanian

Terbit: 24 September 2019 | 11:07 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)–Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam Brigade Rakyat dan Pemuda Nusantara (BRIPDA) melakukan aksi unjuk rasa menuntut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan tidak menutup mata atas kepedihan yang dirasakan masyarakat petani dewasa ini.

Mahasiswa menyampaikan aspirasinya di depan Gedung DPRD Sumenep dengan membawa sejumlah tanaman petani seperti pohon tembakau, terong dan sayur-sayuran. Mereka juga melakukan aksi teatrikal dan orasi dengan dikawal sejumlah personel kepolisian.

Puas melakukan orasi, aktivis mahasiswa BRIBDA berangsek masuk untuk berdialog langsung dengan Ketua DPRD dan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan yang juga hadir menemui pengunjuk rasa.

“Kami datang untuk menyampaikan keluh kesah para petani yang selama ini merasa tidak puas dengan wakilnya di parlemen. Kami juga meminta penyempitan lahan dihentikan,” ujar Korlap Aksi BRIPDA M. Baihaqi dilansir Maduraexpose.com, Selasa 24 September 2019.

Baihaqi juga meminta pihak DPRD dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan mengontrol kebutuhan pupuk petani.

“Seringkali kita jumpai keluhan petani kesulitan pupuk pada saat menjelang masa tanam. Ini harus diperhatikan serius oleh Dinas Pertanian dan Legislatif,” tandasnya.

Aksi BRIPDA ini juga dalam rangka Hari Tani Nasional.

BRIBDA menilai, selama ini pihak terkait terkesan tutup mata akan berbagai persoalan yang dialami para petani, untuk itu pihaknya mendesak pemerintah untuk menyuplai persediaan pupuk dan mengontrol pendistribusiannya, menuntut DPRD sumenep untuk segera mengeluarkan regulasi harga jual hasil panen petani.

“Kami juga menuntut pencegahan alih fungsi lahan produktif yang semakin marak dan menuntut penanganan daerah-daerah yang sering terpapar kekeringan secara efektif dan berkesinambungan,” tutupnya.

(Ferry Arbania/Maduraexpose.com)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *