Breaking News: Kodim Sampang Temukan Poktan Jual Mesin Pompa Air

Terbit: 23 Mei 2015 | 02:30 WIB

Sampang (MaduraExpose.com) –  Anggota Kodim 0828 Sampang menemukan satu kelompok tani diwilayahnya yang diduga menjual mesin pompa air bantuan Pemerintah.

Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0828 Sampang Letkol Kav Susanto mengaku prihatin dengan adanya temuan kelompok tani yang diduga menjual alat pertanian bantuan pemerintah ke desa lain, dan pihaknya sudah memerintahkan anggotanya untuk mengamankan barang buktinya.
“Nanti kalau memang betul dan tertangkap orangnya kita pasti rilis ke teman-teman wartawan,” ujarnya, Rabu (20/5/15).
Letkol Kav Susanto menambahkan, guna mendukung program swasembada pangan nasional, sesuai perintah dari Presiden untuk TNI Angkatan Darat melakukan pendampingan kepada kelompok tani dan melakukan MoU dengan Dinas Pertanian, jadi pihaknya terjun langsung ke lapangan.
Dirinya mengungkapkan jumlah kelompok tani yang terdaftar di Dinas Pertanian merupakan data yang lama, sementara setiap pergantian Kepala Desa ada pergantian kelompok tani tapi tidak dilaporkan kepada Dinas Pertanian, sehingga pihaknya mencoba mendata kembali kelompok tani yang ada di Dinas terkait.
 Selain itu kata Letkol Kav Susanto di tahun ini Kabupaten Sampang masuk peringkat sepuluh besar se-Indonesia untuk penambahan luas lahan pertanian. (ron/fer)
Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *