Blokir Diskriminasi Suara: Kawedanan Voli Selatan Sumenep Usung Dr. Budiono di Muskab PBVSI

Terbit: 20 Desember 2025 | 05:44 WIB

MaduraExpose.com – Tensi jelang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Sumenep mulai memanas. Kawedanan bola voli dari kawasan selatan Kabupaten Sumenep secara resmi melakukan set-up politik olahraga dengan mengusung Dr. Budiono untuk maju sebagai calon Ketua PBVSI Sumenep mendatang.

Dukungan terhadap Ketua Paguyuban Kecamatan Saronggi ini mengalir deras dari klub-klub lokal yang selama ini menjadi kawah candradimuka pembinaan atlet di wilayah selatan.

Langkah Strategis untuk Perbaikan Tata Kelola

Pengusungan Dr. Budiono dinilai sebagai service pembuka untuk mendorong perubahan total pada tata kelola organisasi PBVSI Sumenep. Klub-klub di kawasan selatan menginginkan kepemimpinan yang lebih inklusif, transparan, dan berorientasi pada pembinaan atlet akar rumput.

Sosok Dr. Budiono dianggap memiliki kapasitas manajerial yang mumpuni untuk melakukan “smash” terhadap kendala birokrasi organisasi yang selama ini dirasakan menghambat prestasi.

Kawal AD/ART: Tolak Pembatasan Hak Suara

Tidak hanya sekadar menyodorkan nama, Sakawedan Voli Selatan juga menegaskan komitmennya untuk mengawal jalannya Muskab PBVSI Sumenep agar tidak terjadi “pelanggaran garis” dalam proses pemilihan. Mereka mendesak agar seluruh klub yang terdaftar dilibatkan secara aktif tanpa ada diskriminasi hak suara.

Juru Bicara Voli Selatan, Samsiyadi, menegaskan bahwa marwah organisasi harus dijaga dengan kepatuhan total terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Kami akan mengawal AD/ART Muskab PBVSI Sumenep agar pelaksanaannya benar-benar transparan dan demokratis. Semua klub harus diberi hak yang sama untuk memilih dan dipilih,” tegas Samsiyadi.

Momentum Smash Evaluasi Organisasi

Selama ini, klub-klub di wilayah selatan merasa hanya menjadi penonton dalam pengambilan keputusan strategis, padahal kontribusi mereka dalam melahirkan atlet berprestasi sangat signifikan.

Dengan mengusung Dr. Budiono, masyarakat voli selatan berharap Muskab kali ini menjadi momentum evaluasi total. Targetnya jelas: kepengurusan PBVSI Sumenep periode mendatang harus mampu melakukan defense terhadap penurunan prestasi dan lebih solid dalam merangkul seluruh elemen voli di Sumenep.

“Kami ingin PBVSI Sumenep ke depan lebih terbuka, solid, dan fokus pada pembinaan atlet. Itu harapan besar kami,” pungkas Samsiyadi. [Tim/Red]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *