Besok, Jokowi Resmikan Bandara Trunojoyo Sumenep

Terbit: 19 April 2022 | 17:23 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sumenep (Maduraexpose.com)– Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan ke ujung timur Pulau Madura untuk meresmikan Bandara Trunojoyo Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Rabu (20/4). Itu disampaikan Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan (Menhub) kepada awak media.

Pengembangan Bandara Trunojoyo terus dilakukan karena diyakini mampu mendongkrak perekonomian masyrakat Sumenep dan Madura. Sehingga terus dilakukan konektivitas dari dan menuju Pulau Madura.

“Ini wujud negara hadir melalui pembangunan bandara yang dibutuhkan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya dilansir Antara, Selasa (18/4).

Budi berharap, hadirnya Bandara Trunojoyo menjadi alternative dalam memenuhi transportasi masyarakat yang akan menghubungkan pulau kecil di sekitar Kepulauan Sumenep, seperti Pulau Bawean dan Pulau Pagerungan. Termasuk juga membuka isolasi pulau-pulau terpencil di sekitarnya.

“Dengan konektivitas yang baik, yang menghubungkan antarpulau, diharapkan dapat menumbuhkan titik-titik ekonomi baru di Pulau Madura dan sekitarnya,” terang Budi.

Bandara Trunohoyo telah dipersiapkan untuk melayani penerbangan perintis rute Sumenep-Bawean dan Sumenep-Pagerungan, serta melayani penerbangan komersial dengan rute Sumenep-Surabaya dan Sumenep-Banyuwangi.

Dengan potensi rute yang bisa dilayani ke depan, yakni penerbangan dari dan ke Banjarmasin, Denpasar, Jakarta, Pulau Kangean, Pulau Masalembu, dan Jember.

Budi menambahkan, transportasi udara melalui Bandara Trunojoyo Sumenep dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari pulau-pulau sekitar Madura yang tadinya bisa mencapai 7 hari melalui jalur laut, menjadi hanya 55 menit.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto menuturkan Bandara Trunojoyo dibangun pada 2008 lalu.

“Bandara perintis ini melayani penerbangan komersial pada 2015, dengan panjang runway saat itu 850 meter x 23 meter. Bandara ini bisa didarati pesawat kecil jenis Cessna dan Caravan,” tuturnya.

Mulai 2016 lalu, Ditjen Perhubungan Udara terus mengembangkan bandara yang dikelola Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kemenhub.

Saat ini, runway bandara mencapai 1.600 meter x 30 meter dan bisa digunakan untuk pendaratan pesawat jenis ATR-72.

Bandara Trunojoyo juga telah memiliki gedung terminal baru seluas 3.600 meter persegi dengan kapasitas 129 ribu penumpang per tahunnya.

Bandara dilengkapi standar keselamatan yang mumpuni serta digunakan oleh beberapa sekolah penerbangan, seperti Merpati Pilot School, BP3 Banyuwangi Kemenhub, Nusa Flying Internasional, Aviatera, Global Aviation, dan Bali International Flight Academy. [cnn/ant/fer]

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *