MADURAEXPOSE.COM– Perlakuan oknum Kepala Kades Sumenep berinisial ML ini sungguh tidak patut ditiru. Selain menelantarkan istri mudanya selama tiga bulan, korban mengaku pernah untuk aborsi dengan alasan belum siap punya anak. Padahal, oknum Kades ini telah memiliki anak dengan istri pertamanya.

Meski dengan berat hati dan merasa penuh dosa, dirinya terpaksa menuruti kemahuan suaminya tersebut dengan alasan demi menjaga hubungan baik dengan suaminya.

“Waktu itu saya hamil tiga bulan, tapi oleh suami saya disuruh digugurkan (aborsi,Red) dengan alasan belum siap punya anak. Padahal dia sudah punya anak dengan istri pertamanya”, terang Diana, istri muda Kades itu sambil meneteskan air mata.

Masih menurut pengakuan Diana, dirinya sama sekali tidak menyangka, jika pengorbanannya selama ini berbuah penghianatan dari suaminya. Yang lebih menyakitkan, saat ini suaminya disinyalir sibuk bermesraan dengan peremuan lain. Hal itu terungkap dari beredarnya foto-foto mesra suaminya dengan perempuan baru tersebut di media sosial facebook.

Adapun pria yang saat ini masih menjadi suaminya itu, lanjut Diana, masih menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) di salah satu desa di Kecamatan Batuan, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Demi suami tercintanya, Diana (25) tahun warga Desa Guluk Manjung, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terpaksa harus menggugurkan kandungannya karena desakan sang suami.

Diana sendiri mengaku menikah dengan salah satu Kades di Kecamatan Batuan Sumenep itu pada tanggal 20 November 2016.

Beberapa bulan menikah, Diana merasa sangat bahagia karena sudah mulai telat bulan. Ternyata dirinya mulai hamil tiga bulan setelah mengandung janin dari suaminya yang sudah tiga bulan tidak pulang-pulang menemuinya. [dbs/AZ2/fer]