
MADURA, JAWA TIMUR  – Pemerintah melalui Bea Cukai Madura menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Sebanyak 13,1 juta batang rokok ilegal dengan nilai fantastis mencapai Rp 19,5 miliar dimusnahkan serentak di dua lokasi pada Rabu (19/11/2025).
Asap tebal yang mengepul dari tumpukan rokok yang dibakar menjadi simbol ketegasan, mengingat kerugian negara akibat pelanggaran cukai sepanjang tahun 2025 ini ditaksir mencapai Rp 18,7 miliar.
Penindakan Skala Besar di Titik Rawan
Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, menjelaskan bahwa jutaan batang rokok yang dimusnahkan ini merupakan hasil penindakan mandiri maupun pelimpahan dari aparat penegak hukum (APH) lainnya.
“Penindakan kami sepanjang tahun ini dilakukan di sejumlah titik rawan, mulai dari Jembatan Suramadu, perusahaan jasa titipan, operasi pasar, hingga lokasi yang diduga sebagai tempat produksi,” ujar Novian pada Kamis (20/11/2025).
Pemusnahan digelar di dua titik sekaligus, yaitu di halaman depan Kantor Bea Cukai Madura dan di PT Putra Restu Ibu Abadi di Kabupaten Mojokerto, setelah mendapatkan persetujuan resmi dari instansi berwenang.
Modus Pelanggaran Rokok Polos dan Pita Palsu
Novian membeberkan bahwa modus pelanggaran yang paling sering ditemukan tidak jauh dari dua pola utama yang merugikan negara, yaitu:
Rokok Tanpa Pita Cukai (Rokok Polos): Peredaran rokok yang sama sekali tidak dilekati pita cukai.
Pita Cukai Tidak Sesuai Ketentuan: Penggunaan pita cukai palsu atau pita cukai yang tidak sesuai dengan peruntukan dan jenisnya.
Berbagai strategi penegakan hukum, mulai dari penyidikan, pengenaan denda administratif, hingga penetapan sebagai Barang Milik Negara (BMN), telah ditempuh Bea Cukai Madura.
Pesan Keras: Efek Jera bagi Pelaku Usaha
Pemusnahan skala besar ini diharapkan memberikan dampak yang luas dan menimbulkan efek jera, sekaligus menjadi peringatan keras bagi jaringan pelaku rokok ilegal yang beroperasi di wilayah Madura dan sekitarnya.
“Harapannya, kegiatan ini dapat menimbulkan efek jera dan menjadi peringatan bagi para pelaku usaha agar mematuhi aturan di bidang cukai, demi menekan kerugian negara,” tegas Novian Dermawan.
Langkah tegas Bea Cukai Madura ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah dalam menjaga penerimaan negara dari sektor cukai sekaligus menciptakan iklim usaha yang adil bagi produsen rokok legal.


![Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose] Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775578413/aksi-demo-bem-pamekasan-kantor-pemkab-2026_aj42kb.jpg)


![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)