Bawaslu Kaji Penggunaan Tagar Prabowo-Gibran 2024 pada Akun X Kemenhan

Terbit: 24 Januari 2024 | 05:44 WIB

Maduraexpose.com– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan mengkaji dugaan pelanggaran pada cuitan akun resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang menggunakan tagar #PrabowoGibran2024.

“Nanti kami periksa secara formil dan materiilnya. Kemudian, kami telusuri dulu ya semua yang dilaporkan oleh koalisi masyarakat itu,” kata Ketua Bawaslu Rahmat Bagja di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (23/1/2024) malam.

Lebih lanjut, Bagja menjelaskan bahwa pihaknya akan menelusuri perihal resmi atau tidaknya akun @Kemhan_RI itu.

“Saya belum bisa komentar lebih lanjut karena pasti kami akan cek dulu apakah ini official account atau nonofficial,” ujar Bagja.

“Jika official, maka akan diteliti apakah ini fasilitas (negara) atau bukan,” tambahnya.

Sementara itu, Koalisi Pemilu Bersih 2024 yang terdiri dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat melaporkan Kemhan atas dugaan pelanggaran netralitas ke Bawaslu.

Perwakilan koalisi dari Themis Indonesia, Ibnu Syamsu Hidayat mengatakan adanya campur aduk pengelolaan media sosial untuk kepentingan Kemhan secara kelembagaan.

Pasalnya, dia menilai Kemhan yang seharusnya netral dalam pemilu menunjukkan kecenderungan untuk mengkampanyekan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Sebelumnya, Kemhan melalui akun resmi di X menyebutkan tagar #PrabowoGibran2024 dalam unggahannya. Melalui unggahan yang lain, Kemhan mengklarifikasi bahwa penggunaan tagar tersebut merupakan salah ketik.

“Halo. Siap, kami netral maaf yah mimin salah pencet autohastag sepertinya, beritanya juga tentang berita KSAU, maafkan khilaf mimin sudah bikin kegaduhan,” demikian dikutip dari akun @KemhanRI.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *