Ist.KM Nusantara 56/ISTIMEWA.

MADURAEXPOSE.COM–Sekretaris BaraJP Sumenep Agus Shurdi melalui PAC BaraJP Sapeken merilis kabar terbaru terkait pengejaran anggota Polsek Sapeken dan Polres Sumenep ke kepulauan Sulaweis sejak beberapa hari terakhir masih nihil.

“Berkaitan dengan dua tersangka yang kabur dari tahanan, anggota Polres dan Polsek sudah datang dari kepulauan Sulawesi tidak berhasil menangkap pelaku. Tadi anggota sudah ditarik ke Sumenep menggunakan KM Sumekar dan KM Sabuk 56”, tulis Sekretaris BaraJP Sumenep melalui Ketua PAC BaraJP Sapeken yang diterima MaduraExpose.com, Selasa (10/01/2017).

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Kaburnya dua tersangka kasus sabu-sabu dari ruang tahanan Polsek Sapeken, seperti disampaikan Direktur Lembaga Pencegahan Penyalahgunaan Nakotik dan Obat-obatan Terlarang (P2NOT), Zamrud Khan patut disesalkan.

“Sudah mafhum bersama, kalau kejahatan narkoba itu masuk kategori Extraordinary Crime yang tak kalah berat dengan terorisme. Saya menilai kaburnya tahanan narkoba itu sebuah kelalaian yang perlu disikapi serius oleh Polres atau diatasnya,” terang Zamrud Khan kepada MaduraExpose.com.

Seperti kerap diberitakan, dua tersangka kasus sabu-sabu ditangkap aparat kepolisian dan dimasukkan kedalam tahanan Polsek Sapeken. Saat ditangkap, keduanya membawa sabu-sabu seberat 15,96 gram. Mereka dibekuk sekitar pukul 04.00. WIB dirumah Saini pada Jum’at 30 Desember 2016 lalu. [zen/ags/fer]