
Sumenep- Rokok ilegal merupakan rokok yang beredar di masyarakat tanpa adanya izin cukai.
Dimana, cukai merupakan salah satu pemasukkan pendapatan negara yang dananya akan dikembalikan ke masyarakat.
Jadi, dengan adanya rokok ilegal akan membuat pendapatan negara menurun.
Uang yang kembali ke masyarakat baik secara langsung maupun melalui pembangunan negara menurun pula.
Untuk itu Praktisi Hukum Madura Toyyib sangat mendukung upaya pemberantasan rokok ilegal di setiap Kota/Kabupaten.
Karena rokok ilegal ini dapat memberikan dampak buruk utamanya bagi kesehatan.
“Dalam rokok ilegal itu tidak ada standarisasinya. Komposisi didalamnya tidak sesuai dengan takaran dan akan memunculkan penyakit paru – paru, stroke dan sebagainya,” ungkapnya, Selasa
Toyyib juga meminta agar Dinas Kesehatan juga turun langsung kepada masyarakat utamanya bagi kalangan muda dan pelajar untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya rokok ilegal.
“Saat ini kalangan pelajar ini banyak yang mengkonsumsi rokok. Dan mereka ini belum tahu perbedaan rokok ilegal dan legal,” paparnya.
Toyyib menyebut, harga rokok ilegal ini dinilai lebih murah sehingga bahaya jika pembelinya dari kalangan pelajar. (*)
Artikel ini telah tayang sebelumnya di situs resmi RRI dengan judul: Bahaya Rokok Ilegal Harus Gencar Disosialisasikan Dikalangan Pelajar





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)