Sumenep (MaduraExpose) — Babinsa Desa Pakamban Laok Ramil 0827/09 Pragaan Koptu Rudi Misyanto melaksanakan pendapingan pertanian menjaga padi dari serbuan hama burung. Kegiatan tersebut di laksanakan dilahan milik Bapak Ali warga binaan. Jum’at, (2/3/2018).

Kegiatan di laksanakan dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan. Komandan Koramil 0827/09 Pragaan Kapten Inf. Ahmad Muher mengutarakan dalam kegiatan tersebut Babinsa membantu pembuatan alat untuk mengusir burung yang mengganggu tanaman padi milik para petani.

“Metode yang digunakan untuk mengusir hama burung ini antara lain membuat orang-orangan, umbul-umbul, membunyikan kaleng dan memasang plastik kresek”, kata Danramil.

Dalam kegiatan penghalauan hama burung Koptu Rudi Misyanto mengungkapkan, pendampingan pemasangan jaring-jaring ini pada tanaman padi yang bertujuan untuk mengurangi serangan hama burung yang sering mengganggu tanaman padi yang mengakibatkan hasil dari tanaman akan berkurang karena padi terserang dan dimakan oleh hama burung.

“Selain tanaman padi kita jaga untuk mengurangi serangan hama tikus maupun serangan hama burung dengan menjaga dan menunggu langsung di sawah, maka kita tambah dengan memasang jaring-jaring untuk mengamankan tanaman padi dari serangan hama burung yang dianggap paling meresahkan para petani saat ini,” pungkasnya

Sementara itu Bapak Ali menjelaskan bahwa serangan burung pipit tersebut mengakibatkan banyaknya biji padi hilang, karena malai padi yang sudah mulai tumbuh (Buah Padi) adalah sasaran makanan burung pipit.

“Khususnya untuk wilayah Desa Pakamban Laok Kecamatan Pragaan wilayah Binaan Koramil 0827/09 Pragaan, sampai sejauh ini belum didapatkan laporan yang pasti tentang kerugian akibat dari serangan burung pipit tersebut, untuk sementara ini para petani yang tanaman padinya sudah mulai menguning, lakukan pengusiran burung dengan secara manual”, tutup Ali.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

(sur/fer)