
MaduraExpose.com, Sumenep:
Bismillahirrohmanirrohiim. Demikian Dr.H.Azasi Hasan (AHC) memulai niatnya melanjutkan perjuangannya, setelah gagal merebut kursi bupati pada Pemilukada Sumenep tahun 2010 silam.
#Azasi Hasan (AHC) saat peresmian Posko AHC di Jl.Lontar 16 Sumenep, Madura, Jawa Timur (Foto:Ferry Arbania/MaduraExpose.com)
Kini, AHC resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai kandidat bakal calon Bupati Sumenep 2015 melalui partai politik, bukan dari jalur independent.
“Pastinya saya akan meju kembali dalam Pemilukada Sumenep Desember 2015”, ujarnya didepan puluhan wartawan, usai peresmian Posko AHC di Jl. Lontar 16 Sumenep, Minggu 22 Februari 2015.
Untuk diketahui, belakangan ini bermunculan sejumlah nama kandidat calon Bupati yang sama-sama mengklaim memiliki pendukung jelas dan siap memenangkan pertarungan politik mendatang.
“Bagi saya, banyak calon lebih bagus.Masyarakat semakin banyak pilihan menentukan pemimpinnya dan tentunya akan memilih yang terbaik diantara yang baik”, ujarnya melautkan press releasenya.
AHC mengaku selama ini terus meluangkan waktu untuk pulang ke Sumenep minimal sekali dalam sepekan untuk serap aspirasi.
“Alhamdulillah, masyarakat dan relawan yang kita datangi masih solid. Mereka masih setia untuk berjuang kembali . Ibarat kendaraan, para relawan kita di 27 kecamatan sudah distarter dan mulai bekerja”, imbuhnya.
Pria tampan yang berprofesi sebagai perbankan ini mengakui, kekalahannya dalam Pemilukada Sumenep 2010 silam saat berpasangan dengan Ny.Hj Dewi Khalifah atau lebih dikenal dengan pasangan Assifa, mengaku bukanlah alasan untuk tidak melanjutkan perjuangan.
Sejumlah kalangan mulai mempertanyakan, apakah AHC akan kembali berpasangan dengan Dewi Khalifah lagi? Azasi belum bisa memberikan jawaban pasti.
(AHC/FER)





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)