
Maduraexpose.com – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 , Polres Sumenep menggelar kegiatan Simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam-Mako), Senin(05/02/2024) pagi di Mapolres Sumenep.
Kegiatan ini bertujuan untuk menguji kesiapan aparat dalam menghadapi berbagai potensi ancaman dan gangguan keamanan yang mungkin timbul selama tahapan pemilu
Dalam simulasi tersebut, disimulasikan massa aksi tiba di Mapolres Sumenep sekitar pukul 010.45 wib. Mereka berorasi secara bergantian menyampaikan tuntutannya. Mereka meminta agar salah satu rekannya yang diamankan polisi agar dikeluarkan dan segera mengusut kecurangan terjadi pada pemilu 2024.
Massa aksi juga memaksa masuk ke halaman mako namun di hadang oleh tim pengamanan di depan pintu gerbang.
Sementara hasil negosiasi, massa aksi menolak dan tidak menghiraukan himbauan petugas, serta memaksa masuk ke dalam mako dengan mendorong gerbang dan mencoba melompat pagar mako, namun berhasil dihalau oleh tim pengamanan.
Aksi unjuk rasa pun semakin ricuh setelah massa diduga terprovokasi. Masyarakat yang berada di lokasi ikut terprovokasi dan ikut bergabung dengan massa aksi melakukan unjuk rasa.
Aksi semakin tidak tertib. Beberapa massa mulai masuk ke halaman mako Polres Sumenep
Melihat situasi semakin tidak kondusif, dan semakin chaos tim resmob langsung mengamankan salah satu masa yang berontak untuk masuk dan membubarkan massa aksi.
Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso,S.I.K.,M.H., melalui Kasihumas menyampaikan “Untuk kegiatan hari ini jajaran polres Sumenep melaksanakan simulasi Sispam Mako,” ungkapnya.
Menurut kasihumas, kegiatan ini perlu dilakukan untuk menguji kesiapan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam-Mako). Terlebih lagi, saat ini hari pemilihan sudah semakin dekat, sehingga perlu mengantisipasi kemungkinan gangguan kamtibmas yang akan mengancam, baik di mako, maupun kantor-kantor instansi pemerintahan lainnya.
“Dalam simulasi digambarkan skenario ada kekecewaan simpatisan. Jadi mereka menuntut untuk bertemu dengan Ketua KPU dan Bawaslu yang dianggap ada kecurangan disitu,” terangnya.
“Secara real di lapangan sesuai dengan eskalasinya memang kita akan penuh dalam mengamankan obyek negara yang mana harus kita amankan. Tentunya kami siap. Kita harap situasi Sumenep aman terkendali selama pemilu,” harapnya.





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)