Antisipasi Ancaman Pemilu, Polres Sumenep Gelar Simulasi Pengamanan Mako

Terbit: 5 Februari 2024 | 13:53 WIB

Maduraexpose.com – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 , Polres Sumenep menggelar kegiatan Simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam-Mako), Senin(05/02/2024) pagi di Mapolres Sumenep.

Kegiatan ini bertujuan untuk menguji kesiapan aparat dalam menghadapi berbagai potensi ancaman dan gangguan keamanan yang mungkin timbul selama tahapan pemilu

Dalam simulasi tersebut, disimulasikan massa aksi tiba di Mapolres Sumenep sekitar pukul 010.45 wib. Mereka berorasi secara bergantian menyampaikan tuntutannya. Mereka meminta agar salah satu rekannya yang diamankan polisi agar dikeluarkan dan segera mengusut kecurangan terjadi pada pemilu 2024.

 

Massa aksi juga memaksa masuk ke halaman mako namun di hadang oleh tim pengamanan di depan pintu gerbang.

 

Sementara hasil negosiasi, massa aksi menolak dan tidak menghiraukan himbauan petugas, serta memaksa masuk ke dalam mako dengan mendorong gerbang dan mencoba melompat pagar mako, namun berhasil dihalau oleh tim pengamanan.

 

Aksi unjuk rasa pun semakin ricuh setelah massa diduga terprovokasi. Masyarakat yang berada di lokasi ikut terprovokasi dan ikut bergabung dengan massa aksi melakukan unjuk rasa.

 

Aksi semakin tidak tertib. Beberapa massa mulai masuk ke halaman mako Polres Sumenep

 

Melihat situasi semakin tidak kondusif, dan semakin chaos tim resmob langsung mengamankan salah satu masa yang berontak untuk masuk dan membubarkan massa aksi.

 

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso,S.I.K.,M.H., melalui Kasihumas menyampaikan “Untuk kegiatan hari ini jajaran polres Sumenep melaksanakan simulasi Sispam Mako,” ungkapnya.

 

Menurut kasihumas, kegiatan ini perlu dilakukan untuk menguji kesiapan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam-Mako). Terlebih lagi, saat ini hari pemilihan sudah semakin dekat, sehingga perlu mengantisipasi kemungkinan gangguan kamtibmas yang akan mengancam, baik di mako, maupun kantor-kantor instansi pemerintahan lainnya.

 

“Dalam simulasi digambarkan skenario ada kekecewaan simpatisan. Jadi mereka menuntut untuk bertemu dengan Ketua KPU dan Bawaslu yang dianggap ada kecurangan disitu,” terangnya.

 

“Secara real di lapangan sesuai dengan eskalasinya memang kita akan penuh dalam mengamankan obyek negara yang mana harus kita amankan. Tentunya kami siap. Kita harap situasi Sumenep aman terkendali selama pemilu,” harapnya.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Kasus Air Keras KontraS: Polri Kantongi Rekaman CCTV dan Periksa Dua Saksi Kunci!

Terbit: 14 Maret 2026 | 09:38 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) mengonfirmasi perkembangan signifikan dalam penyelidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis…

Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Jejak ‘OTK’ di Salemba Mulai Terkuak!

Terbit: 13 Maret 2026 | 22:25 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi menyatakan telah memulai penyelidikan menyeluruh atas kasus penyiraman cairan berbahaya yang menimpa Wakil Koordinator…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *