MADURAEXPOSE.COM— Anomali cuaca tahun ini berimbas terhadap hasil panen garam para petani dikawasan pesisir, seperti di Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Hujan yang tak menentu berpengaruh terhadap hasil produksi garam petani. Biasanya panen bisa mencapai antara 150 hingga 200 ton. Tapi sekarang malah turun drastis antara 10 hingga 20 ribu ton,” demikian diungkap salah satu anggota Komisi II DPRD Sumenep, Madura, Juhari dari Partai Persatuan Pembangunan, Rabu 12 Oktober 2016.

Terus memburuknya hasil pertanian garam belakangan ini, membuat kalangan petani terpaksa pindah haluan dengan beralih ke tambak ikan bandeng.

“Sayangnya budidaya ikan itu belum sepenuhnya mampu menutupi kebutuhan hidup para petani,” pungkasnya.

[SKW/Ferry]

HotNews:  Belum Cukup Kursi, Paslon Pilkada dari PDI Perjuangan Rawan Diganti