Andika Perkasa Ungkap Ada Kelainan yang Tidak Lazim dalam Quick Count

Terbit: 14 Februari 2024 | 21:58 WIB

Maduraexpose.com– Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud mendapatkan berbagai laporan dari masyarakat perihal hasil hitung cepat atau quick count Pilpres 2024.

Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa mengungkapkan bahwa laporan dari masyarakat terjadi kejanggalan atau sesuatu yang tak lazim dalam proses penghitungan suara.

“Kita tidak menyebutkan dengan kata lain tapi kelainan-kelainan yang tidak lazim, termasuk yang tengah berlangsung saat ini,” ungkap Andika kepada wartawan di Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud, Jalan Teuku Umar Nomor 9, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/2).

Atas dasar itu, Andika menyebut pihaknya bakal melakukan investigasi menyeluruh terkait berbagai laporan dari masyarakat atas dugaan kecurangan proses Pemilu 2024 ini.

“Nah itu akan kami kumpulkan terus untuk memastikan bahwa kita punya list atau daftar yang cukup untuk nanti kita tindaklanjuti. Apakah nanti kita lakukan gugatan atau tidak,” jelas mantan Panglima TNI ini.

Adapun, mengenai hasil quick count sementara, Andika menegaskan pihaknya bakal menunggu keputusan resmi rekapitulasi KPU RI.

“Intinya kita menunggu hasil rekapitulasi. Karena kan ini kan masih berjalan. Karena memang itu kan hasil yang akan diumumkan terakhir berdasarkan perhitungan manual,” tandasnya.***

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Razia Bandara Trunojoyo: 48 Motor Brong Dikandangkan, Polres Sumenep Tebas Balap Liar

Terbit: 20 April 2026 | 13:50 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep melakukan tindakan tegas terhadap maraknya aksi balap liar yang meresahkan warga di kawasan jalur…

Modus Tanya Alamat Berujung Jambret, Emas Rp70 Juta Milik Warga Guluk-Guluk “Terbang” ke Pamekasan!

Terbit: 3 April 2026 | 14:20 WIB SUMENEP – Kepolisian Sektor (Polsek) Guluk-Guluk, di bawah komando Polres Sumenep, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang meresahkan warga…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *