Analis Politik Pertanyakan PKB Tak Usung Kiai Unais di Pilkada Sumenep 2020 Lalu

0
418

Sumenep (Maduraexpose.com) – Sosok Kiai Unais Ali Hisyam diakui banyak pihak memiliki magnet tersendiri dalam percaturan politik tanah air, terlebih dikalangan santri Jawa Timur.

Pasalnya, Unais yang memiliki penampilan menarik itu ternyata sudah lama menjadi anggota dewan, mulai dari DPRD Sumenep hingga DPR RI.
Maka tak heran dukungan dirinya menjadi Bupati Sumenep terus mengalir.

Bahkan dikalangan Advokat, Sosok Kiai Unais dinilai sangat pantas untuk dicalonkan oleh PKB.

“Jika berbicara sosok Kiai Unais, beliau itu adalah sosok yang pantas diusung oleh PKB, karena selain beliau memang sangat dekat dengan masyarakat, beliau juga mempunyai krdibilitas dan orangnya rendah hati,” ujar
Bambang Khodawi,SH Advokat senior asal Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura.

Malah Bambang menyindir kekalahan PKB Sumenep yang mengusung pasngan Calon Fattah Jasin- Ali Fikri melawan Paslon Achmad Fauzi – Dewi Khalifah yang diusung PDI Perjuangan dan sejumlah partai koalisi pada Pilkada Sumenep 9 Desember 2020 silam.

“Seandainya pemilihan kemarin (Pilkada,Red.) PKB mengusung K.Unais saya kira PKB lebih terhormat ketimbang mengusung Fattah Jasin yang nota beni beliau, selain tidak banyak dikenal juga bukan kader,”imbuh Bambang.

Bahkan secara blak-blakan, Bambang justru mempertanyakan alasan PKB tidak mengusung kadernya sendiri sekaliber Kiain Unais Ali Hisyam.

“Nah pertanyaan besarnya, ada apa PKB tidak mau mengusung kadernya sendiri dan lebih mimilih mengusung orang lain yg tidak pernah berkontribusi langsung dalan membesarkan PKB,” tanya Advokat berkumis ini.

Bambang lantas menyarankan agar kedepan, parpol peraih kursi terbanyak di DPRD Sumenep itu agar tidak melakukan “kesalahan” yang sama hingga abai terhadap kader yang jelas-jelas memiliki kapasitas memimpin.

” Jadi, jika PKB tidak mau ditinggalkan oleh konstituennya, maka PKB harus berani mengusung salah satu kadernya terbaiknya seperti K.Unais misalnya, atau siapapun yang memang layak disung,” tandasnya.

HotNews:  Media Center Raudlatul Iman Lakukan Rapat Konsolidasi

Bambang tak ingin ada anggapan miring teradap parpol besutan Gusdur itu dengan cap pragmatis.

“Jangan sampai muncul anggapan PKB Sumenep terkesan jadi parpol yang dalam tanda kutip pragmatis dan transaksional.

Ya maaf saja, ini hanya bentuk kepedulian kita secara objektif terhadap ketokohan seseorang yang selama ini banyak memberikan kontribusi terhadap PKB,” tutupnya.

Sementara Dul Siam, Sekretaris DPC PKB Sumenep dimintai tanggapan hal tersebut tampak santai.

“DPC PKB willcome dan terbuka dengan siapa saja lek. Apalagi ada tokoh atau kader sendiri yang betul-betul siap maju, kita siap memfasilitasi,”jawab Dul Siam, Sekretaris PKB Sumenep, Madura, Jawa Timur. (Ferry Arbania)