Ade Armando Alami Pendarahan di Otak

Terbit: 12 April 2022 | 16:20 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Maduraexpose.com– Pegiat media sosial Ade Armando mengalami pendarahan di otak belakang usai babak belur dipukuli sejumlah orang saat demo mahasiswa di gedung DPR, Senin (11/4).

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PIS (Pergerakan Indonesia untuk Semua), Nong Darol Mahmada saat ditemui di Rumah Sakit Siloam Semanggi.

“Hasil CT Scan tadi malam itu menunjukkan bang Ade pendarahan di otak belakangnya. Jadi itu memanjang, mungkin pukulannya terlalu keras dan berkali-kali, bertubi-tubi,” kata Nong, Selasa (12/4), dilansir CNN Indonesia.

Meski demikian, Nong menyebut kondisi Ade saat ini sudah mulai membaik. Selanjutnya Ade direncanakan bakal menjalani sejumlah pemeriksaan lanjutan.

“Intinya itu harus dipantau terus, dirontgen pagi ini kepalanya untuk memastikan itu. Terus hidungnya juga hari ini juga diperiksa oleh dokter THT karena tiba-tiba bang Ade mengeluh soal kesakitan hidung itu,” ujar Nong.

Ia juga menyebutkan Ade saat ini sedang menjalani perawatan secara konvensional. Namun, bila nanti kondisi sang dosen menurun, Ade kemungkinan bakal dioperasi.

“Kalau konvensional itu sekarang yang sedang dilakukan. Jadi dipantau terus, kemudian dikasih obat. Tapi kalau misal tiba-tiba drop kesadaran, terpaksa harus dioperasi,” tuturnya. []

Sumber:GeloraNews[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Fitur Simulasi Interaktif Google Gemini Meluncur, Pembaca Madura Expose Makin Canggih!

Terbit: 12 April 2026 | 23:00 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Dunia kecerdasan buatan (AI) kembali diguncang dengan inovasi terbaru dari Google Gemini. Fitur bertajuk Interactive Simulations resmi diperkenalkan ke publik,…

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *