Ada Gerakan Anti Nyamuk Massal di Pulau Sapeken

0
683

Pekan Kelambu Malaria anti Nyamuk Massal di Daerah Fokus, tingkat Kecamatan Sapeken, yang digelar di Balai Kecamatan setempat, dihadiri Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Komandan Koramil 0827/19 Sapeken Kapten Inf. Sutrisno bersama anggota Forpimka lainnya, Puskesmas Sapeken, Kasi Kesra Sapeken Moch. Yamin, Forpimka Sapeken, Kepala UPT Puskesmas Sapeken Suharto Cakoe, SKM perwakilan dari petugas Malaria, Kepala Desa, BPD, Toga, Tomas, Toda, Pengelola Program Malaria, Bidan Koordinator, Petugas Promkes dan Ibu-Ibu PKK.

Sebagaimana pemaparan Ka UPT Puskesmas Kecamatan Sapeken, jika untuk kegiatan pendistribusian kelambu masal fokus di seluruh Indonesia dilaksanakan di 22 Kabupaten di 4 Provinsi.

Sehingga keseluruhan kelambu yang didistribusikan melalui Pekan Kelambu Massal di daerah Fokus ‎( PKMF ) adalah sebanyak 85.000 buah kelambu.

Sementara diwilayah Kabupaten Sumenep ada 4 Kecamatan fokus yang mendapat bantuan kelambu anti nyamuk malria itu, diantaranya Kecamatan Sapeken yang mendapatkan 1.800 buah.

Danramil Sapeken Kapten Inf. Sutrisno dalam sambutanya menyampaikan dalam pelaksanaan Sosialisasi Pekan Kelambu Malaria Anti Nyamuk Massal di Daerah Fokus, diharapkan bisa dimanfaatkan sebagai langkah preventif untuk membentengi diri dari serangan nyamuk malaria.

“Harapan saya, pekan sosialisasi kelambu anti malaria bisa dimanfaatkan maksimal. Karena keberadaan kita di wilayah Kepulauan Sapeken, pada umumnya, punya cerita riwayat wabah penyakit malaria 5 tahunan. Kalau itu benar, sangat tepat sekali kegiatan program ini diselenggarakan. Sehingga masyarakat Kepulauan Sapeken terhindar dari wabah penyakit malaria,” kata Danramil Sapeken Kapten Inf. Sutrisno.

Selain itu, Danramil Sapeken berpesan agar jangan lupa menjaga kebersihan.
Karena masalah tersebut menjadi faktor utama untuk mencegah keberadaan nyamuk malaria, minimal melaksanakan tindakan 3 M yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur dan jaga kebersihan lingkungan.

HotNews:  Semangat Babinsa 12 Dasuk Bersama Warga Rehab Rutilahu

[din/fer]