Warga Sumenep Geger Temuan Dua Mayat Mengapung

Terbit: 17 Juni 2015 | 10:59 WIB

MaduraExpose.com- Warga Temukan Dua Mayat Mengapung di Tengah Laut

Warga Pulau Giliraja Kecamatan Giligenting digegerkan dengan ditemukannya dua mayat mengapung di tengah laut, tepatnya di perairan Pulau Giliraja kecamatan Giligenting kabupaten Sumenep,Selasa (16/06). Diduga kedua mayat tersebut merupakan salah satu dari 3 korban ABK perahu Berlian yang hilang setelah ditabrak Kapal feri pengangkut barang beberapa waktu lalu.

Dua mayat itu awalnya ditemukan oleh Sale (40) warga Dusun Cungcangcang Desa Lombeng Pulau Giliraja kecamatan Giligenting. Saat itu Sale tengah melakukan penangkapan ikan di perairan itu, tiba-tiba dikejutkan dengan dua mayat yang tengah mengapung. Karena ketakutan dia panik lalu kembali ke daratan melaporkan ke pihak aparat desa setempat.

“saat ini mayat masih mengapung ditengah laut tidak di evakuasi karena nelayan ketakutan, tetapi sudah dilaporkan ke pihak petugas kepolisian setempat. Evakuasi menunggu datangnya petugas” Ujar Saiful Warga Pulau Giliraja.

Sementara itu AKP Suwardi Kapolsek kecamatan Pulau Giligenting, saat dikonfirmasi membenarkan ditemukan dua mayat yang tengah mengapung di tengah laut. Pihaknya langsung mengerahkan petugas untuk mengevakuasi mayat tersebut.

“saat ini kami tengah menunggu kedatangan mayat tersebut, sebab petugas dibantu nelayan tengah berangkat ke tengah laut dimana lokasi mayat tersebut ditemukan, bahkan identitas kedua mayat ini masih belum diketahui secara pasti” Ujar AKP Suwardi saat dihubungi melalui telepon.

Namun Kuat dugaan mayat tersebut merupakan 3 korban ABK perahu Berlian yang hilang setelah ditabrak Kapal feri pengangkut barang beberapa waktu lalu.

(m2d/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *