
Sumenep, MaduraExpose.com- Kemarahan ratusan warga yang mewakili aspirasi ribuan petani yang tergabung dalam Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Sumenep menilai Busyro Karim tidak layak dipilih lagi sebagai Bupati Sumenep priode 2015-2020.
“Harusnya Pak Bupati bisa menghargai para perwakilan petani yang datang ke kantor Pemkab Suemenep ini untuk menyampaikan aspirasi. Kalau tidak mau menemui kami berarti sama halnya sudah tidak layak lagi dipilih oeh rakyat yang mayoritas petani”, ujar Sarkawi, Korlap aksi usai melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemkab Sumenep, Jawa Timur, Senin 15 Juni 2015.
Beberapa menit sebelumnya, ratusan pengunjuk rasa dengan lantang meminta Bupati Busro Karim segera keluar menemui perwakilan Gapoktan yang hendak menyampaikan aspirasi terkait bantuan petani yang didistribusikan melalui tiga SKPD, yakni Dinas Peternakan, Dinas Pertanian dan Dinas Hutbun.
“Kami datang ke kantor Pemkab ini bukan untuk meminta makan. Kami hanya meminta Pak Bupati keluar menjelaskan kepada para perwakilan petani, kenapa bantuan tidak terealisai sesuai kesepakatan awal”, tandasnya.
Merasa kecewa tidak ditemui Bupati Sumenep A.Busyro Karim, Sarkawi dan ratusan pengunjuk rasa mengancam akan kembali lagi dengan jumah massa ribuan orang.
“Tuntutan rakyat Sumenep harus didengarkan oleh Bupati sebagai peayan masyarakat. Ingat, kami akan datang lagi dengan jumlah massa yang jauh lebih banyak”, pungkasnya.
(fat/m2d/fer)



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
