TA’DZIM DI BANYUANYAR: Menko Pangan Sebut Pesantren Nadi Kedaulatan Umat

Terbit: 9 Maret 2026 | 20:23 WIB

PAMEKASAN, MaduraExpose.com – Ribuan pasang mata tertuju pada satu titik khidmat di LPI Al-Hamidy Banyuanyar, Palengaan, Minggu (8/3/2026). Di tengah lantunan selawat yang menggetarkan sanubari, jemaah memadati haul RKH Abdul Hamid Itsbat, sosok allamah yang jejak dakwahnya tetap abadi di bumi Madura. Kehadiran Menko Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, hingga jajaran BASSRA, menegaskan bahwa pesantren bukan sekadar benteng akidah, melainkan pilar strategis kedaulatan pangan nasional.

Sinergi Ulama-Umara Dalam suasana penuh barokah khas manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah, Menko Pangan Zulkifli Hasan menekankan pentingnya kemandirian (ta’affuf) ekonomi berbasis pesantren. Baginya, pesantren memiliki modal sosial yang kuat untuk menggerakkan sektor produktif. “Pesantren adalah motor penggerak ekonomi berbasis komunitas yang sangat efektif untuk mewujudkan kesejahteraan umat yang maslahat,” ujarnya di hadapan para kiai sepuh BASSRA.

Ketahanan Pangan dalam Nalar Pesantren Secara administratif dan sosiologis, keterlibatan santri dalam sektor pertanian dan peternakan dianggap sebagai langkah konkret menuju kedaulatan pangan. Pesantren tidak hanya mencetak mutafaqqih fiddin (ahli agama), namun juga penggerak ekonomi yang mampu memitigasi krisis pangan global dari akar rumput. Di Banyuanyar, harapan itu membuncah; bahwa dari tangan-tangan yang biasa memegang tasbih, ketahanan pangan bangsa akan bermula.

Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Presiden Prabowo Tinjau Gudang Bulog Magelang: Stok 7.000 Ton Aman, Kualitas Jadi Harga Mati

Terbit: 20 April 2026 | 13:30 WIB MAGELANG, MaduraExpose.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/04/2026). Langkah strategis…

Ultimatum Manis Menkeu

Terbit: 15 April 2026 | 20:00 WIB JAKARTA – Kebijakan fiskal terkait industri hasil tembakau kembali memasuki babak krusial. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meluncurkan ultimatum strategis terhadap peredaran rokok…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *