Ramadan Inklusif: ‘Tangan Dingin’ Said Abdullah Sasar Disabilitas!

Terbit: 6 Maret 2026 | 17:49 WIB

MADURA EXPOSE, SUMENEP – Gema Ramadan di ujung timur Madura tidak hanya diwarnai ritual ibadah, melainkan juga aksi nyata penguatan jaring pengaman sosial. Tokoh sentral PDI Perjuangan sekaligus “Arsitek Anggaran” DPR RI, MH Said Abdullah, kembali menunjukkan manuver humanisnya. Melalui PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kota, deretan paket sembako disalurkan khusus bagi penyandang disabilitas—kelompok rentan yang seringkali luput dari hiruk-pikuk ekonomi Ramadhan.

Plt. Ketua PAC PDI Perjuangan Kota Sumenep, Maryono, menegaskan bahwa aksi ini adalah titah langsung Said Abdullah untuk memastikan tidak ada piring yang kosong di meja saudara-saudara disabilitas. “Ini bukan sekadar bantuan, ini adalah pesan persaudaraan yang dititipkan Bapak Said untuk menguatkan struktur sosial kita di bulan suci,” ujar Maryono pada Jumat (6/3/2026).

Analisis Administrasi Publik: Filantropi Politik dan Keberlanjutan Inklusi

Dalam perspektif Kebijakan Publik Inklusif, langkah MH Said Abdullah dapat dibaca sebagai upaya “Bottom-up Empowerment”. Penyaluran bantuan melalui struktur partai yang melibatkan komunitas lokal (PPDS) menunjukkan adanya koordinasi taktis dalam distribusi logistik sosial. Solidaritas sosial yang dibangun di Sumenep ini menjadi antitesis bagi pola pembangunan yang seringkali abai terhadap penyandang disabilitas.

Suryati Ningsih, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Sumenep (PPDS), mengapresiasi sensitivitas Said Abdullah yang tetap konsisten menempatkan disabilitas sebagai mitra strategis dalam setiap agenda sosialnya. Secara sosiologis, bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri, namun juga meningkatkan Social Trust (Kepercayaan Sosial) antara representasi politik di Jakarta dengan akar rumput di Sumenep. Keberlanjutan aksi seperti ini menjadi kunci bagi terciptanya masyarakat yang beradab dan berkeadilan.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Ramadan Garut Utara: Cara Imas Aan Ubudiah Mengetuk ‘Pintu Langit’ Lewat Aspirasi Rakyat

Terbit: 19 Maret 2026 | 17:35 WIB Sebuah kolase eksklusif oleh MaduraExpose.com mengenai misi solidaritas Ramadan oleh Imas Aan Ubudiah (Komisi VI DPR RI – PKB) di Garut Utara. Visual…

Di Garut Selatan, Imas Aan Ubudiah “Suntik” Semangat Empat Pilar ke Tim SAJATI

Terbit: 18 Maret 2026 | 13:45 WIB GARUT, MaduraExpose.com – Momentum Ramadan 1447 H menjadi ruang dialektika kebangsaan bagi Anggota DPR RI Komisi VI, Imas Aan Ubudiah. Melalui unggahan terbarunya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *