Yayasan Al-Jailani Luncurkan SPPG di Desa Candi Dungkek Sumenep, TNI-Polri Siap Dukung Penuh Pemenuhan Gizi Masyarakat

Terbit: 7 Desember 2025 | 14:37 WIB

SUMENEP – Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali diperluas jangkauannya. Pada Minggu (7/12/2025), Yayasan Al-Jailani secara resmi meluncurkan layanan SPPG di Desa Candi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

Acara peluncuran yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini disambut antusias oleh ratusan warga setempat. Peresmian layanan ini diharapkan mampu mempercepat upaya pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan di wilayah tersebut.

Kolaborasi Tiga Pilar untuk Kesadaran Gizi

Kegiatan pembukaan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, menandai kolaborasi yang kuat antara yayasan, pemerintah, dan aparat keamanan. Hadir dalam acara tersebut:

  • Danramil 0827/17 Dungkek, Lettu Inf Amin Jakfar, beserta 9 anggota.

  • Plt. Kapolsek Dungkek, Ipda Sugeng, dan satu anggota.

  • Ketua Yayasan Al-Jailani, K.A Ruhan, S.Ag.

  • Kepala SPPG, M. Rofiek.

  • Tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta perwakilan penerima manfaat program MBG.

Rangkaian acara berlangsung khidmat, dimulai dari pembacaan Sholawat Nariya, sambutan Ketua Yayasan, sosialisasi teknis program oleh Kepala SPPG, hingga puncak acara yaitu prosesi potong pita dan pelepasan armada layanan.

TNI Tegaskan Komitmen Dukung Program Gizi

Danramil 0827/17 Dungkek, Lettu Inf Amin Jakfar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluncuran ini merupakan langkah penting untuk memperluas jangkauan layanan gizi bagi masyarakat desa.

“Program SPPG ini tidak hanya soal distribusi makanan bergizi, tapi juga upaya bersama untuk membangun kesadaran gizi di tingkat keluarga dan lingkungan,” ujar Lettu Inf Amin Jakfar.

Ia juga menegaskan komitmen TNI dalam mendukung penuh program pemerintah dan masyarakat. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberi dukungan penuh agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

Pelepasan armada layanan menjadi penanda dimulainya operasional SPPG Yayasan Al-Jailani di Desa Candi. Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang efektif antara yayasan, pemerintah desa, dan unsur TNI-Polri dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat melalui pemenuhan gizi.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *