Bupati Fauzi Bidik Sektor Pertanian Sumenep Terus Berkembang Signifikan

Terbit: 16 Februari 2025 | 02:53 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com— Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo,SH,MH menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam program mempercepat pengembangan sektor pertanian, sebagai upaya mendukung program swasembada pangan nasional.

“Program ketahanan pangan untuk mempercepat mewujudkannya, harus melibatkan TNI dan Polri dengan membangun sinergitas agar pelaksanaan program swasembada pangan bisa sukses di Kabupaten Sumenep,” demikian Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo,SH, MH saat Panen Raya Jagung, di Desa Guluk-guluk Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep pada Jumat 14 Februari 2025.

Menurutnya, komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung swasembada pangan nasional terus dilakukan dengan maksimalkan hingga menghasilkan panen petani yang terus meningkat siginifakan.

“Pada 2025 ini, sektor pertanian kita bertambah dari tahun sebelumnya, karena program swasembada itu tujuannya agar Indonesia tidak lagi melakukan impor jagung, padi, dan beras, sehingga bisa menjaga stabilitas harganya,” imbuh Suami Nia Kurnia ini.

Keponakan dari Said Abdullah Ketua Banggar DPR RI ini melanjutkan, salah satu yang dilakukan bersama-sama dengan berbagai pihak sebagai atensi bersama, yakni terkait dengan ketersediaan pupuk bersubsidi, supaya para petani tidak kesulitan untuk mendapatkan pupuk itu.

“Kami mengajak seluruh pihak mengantisipasi dan menjaga penyalahgunaan pupuk bersubsidi oleh pihak tertentu, dalam rangka mempercepat swasembada pangan Nasional,” imbuh Bupati Fauzi.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo pada kesempatan itu melepas hasil panen perdana sebanyak 24 ton ke PT. Charoen Pokphand Indonesia.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid menyatakan, luas tanam di Kecamatan Guluk-guluk baku tegal 3.000.008 hektar sudah terealisasi 2.000.190 hektar. Sedangkan luas baku sawah sekitar 2.900 hektar terealisasi 1.900 hektar.

“Kami melalui berbagai upaya, bertekad untuk Kabupaten Sumenep mencapai target luas tanam, di antaranya padi 25 ribu hektar dan luas tanam jagung 113 hektar,” pungkasnya. [*]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

HPN 2026: Pers Madura Bukan Sekadar “Tukang Foto”, Tapi Penjaga Waras di Era Digital

Terbit: 11 Februari 2026 | 13:55 WIB EDITORIAL – Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 ini bukan sekadar seremoni potong tumpeng atau bagi-bagi plakat. Bagi kami di Madura Expose, momen…

TAJUK: Menanti Nyali Kejari Sumenep—Ojo’ Mateh Angen, Segera Seret Dalang Korupsi KPU!

Terbit: 10 Februari 2026 | 11:37 WIB MADURA EXPOSE, SUMENEP – Rakyat Sumenep bukan kumpulan orang bodoh yang bisa terus-menerus disuapi janji dan alasan teknis. Di atas tanah ini, kejujuran…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *