8 Parpol yang Lolos ke DPR dari Hasil Quick Count Indikator, LSI dan Poltracking

Terbit: 15 Februari 2024 | 15:08 WIB

Maduraexpose.com– Masyarakat Indonesia telah menentukan hak suaranya pada pemilihan umum Rabu, 14 Februari 2024. Dari hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei hanya 8 partai politik (parpol) yang lolos ke DPR RI.

Berdasarkan UU Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 414 ayat 1 disebutkan bahwa ambang batas parlemen (parliamentary threshold ) paling rendah 4% dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan kursi anggota DPR.

“Partai Politik Peserta Pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara paling sedikit 4% dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR,” demikian bunyi Pasal 414 ayat 1.

Saat ini terdapat sembilan parpol yang menghuni kursi Senayan. Mereka adalah PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, Nasdem, PKS, Demokrat, PAN dan PPP.

Berdasarkan hitung cepat tiga lembaga survei, Indikator Politik Indonesia, Lembaga Survei Indonesia, dan Poltracking Indonesia hanya 8 parpol yang lolos ke DPR RI periode 2024-2029. Satu parpol bakal terpental dari kursi empuk Senayan. Adapun total partai politik yang ikut kontestasi pada Pemilu 2024 mencapai 18 parpol.

Mengacu hasil survei 3 lembaga tersebut, PDIP berada di puncak klasemen perhitungan yang telah mencapai 97% per 15 Februari 2024. Posisi kedua dihuni Golkar dan ketiga Gerindra.

Adapun PKB berada di posisi keempat diikuti Nasdem dan PKS. Kemudian posisi ketujuh ada Demokrat dan PAN. PPP yang berada di posisi ke sembilan terancam tidak lolos ke Senayan. Pasalnya perolehan suara berada di bawah 4%, sekitar 3,62%-3,79%.[*]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *