Di Sumenep, Rumah Lansia Luluh Lantak Diterjang Hujan dan Angin Esktrem

Terbit: 8 Februari 2024 | 08:41 WIB

Maduraexpose.com— Hujan disertai angin ekstrem di sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep telah meluluh lantakkan sebuah rumah milik Rahuriyah (64) di Dusun Pasar Baru RT 007 RW 004 Desa Ambunten Timur Kecamatan Ambunten Sumenep Madura Jawa Timur.

Rahuriyah diketahui seorang perempuan lanjut usia (lansia) yang kesehariannya hidup sebatangkara. Korban mengalami luka dibagian tubuhnya akibat reruntuhan genting dan atap rumah yang rusak total diterjang hujan disertai angin kencang pada Selasa 6 Februari 2024.

Inforamasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat itu angin kencang disertai hujan deras tengah mengguyur kawasan Desa Ambunten Timur tempat Nenek Rahuriyah tinggal berasama tetangganya. Saking ekstremnya, bagian atap rumah korban dikabarkan luluh lantak tak bersisa.

“Peristiwa tersebut terjadi pada hari selasa pagi, pukul 03.00 WIB,” kata Musahril warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut kepada wartawan di Sumenep.

Dilaporkan Rumah milik Lansia yang apes itu mengalami kerusakan total dibagian atapnya. Beruntung pemilik rumah dinyatakan selamat dan hanya mengalami luka ringan dibagian tubuhnya akibat pecahan genting yang jatuh dari atap rumah korban.

“Korban terkena luka ringan akibat genteng rumah yang hancur seluruhnya,” imbuhnya.

Beberapa saat setelah kejadian, Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan langsung sesuai tugasnya dalam penanggulangan bencana bidang perlindungan sosial.

Dua petugas Tagana Kecamatan Ambunten tampak dilokasi, yakni Ismail dan Syamsul Arifin. Keduanya melakukan pendataan untuk selanjutnya dilaporkan kepihak terkait di instansi Pemkab Sumenep.

Selain Tim Tagana Kecamatan, tampak juga di lokasi kejadian Kepala Desa Ambunten Timur, Kasi Trantib Kecamatan Ambunten, Danramil, Polsek Ambunten dam BNPB Kabupaten Sumenep.

Sementara beberapa tetangga korban secara suka rela membantu membersihkan puing-puing bangunan dan atap rumah yang runtuh, sekaligus pemberian bantu sembako kepada korban.

Kepala Desa Ambunten Timur kepada wartawan mengaku akan memprioritaskan bantuan perbaikan rumah kepada warganya yang terkena musibah akibat hujan dan angin ekstrem yang merontokkan atap rumah Rahuriyah.

Menurutnya, bantuan perbaikan rumah untuk nenek Rahuriyah itu nantinya akan diambilkan dari program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024. [Ferry Arbania]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *