Sumenep ‘Siapkan’ Perda Keris, Politisi Gerinda Sentil Regulasi dan UNESCO

Terbit: 19 September 2022 | 21:57 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Rencana penyusunan Perda Keris (Kekerisan) di Kabupaten Sumenep oleh pihak Pemkab melalui Senapati Nusantara yang disebut-sebut sebagai Organisasi yang mengawal Bupati Sumenep dalam penyusunan Perda Rencana Strategis Pengembangan Keris mendapat reaksi dari Anggota Komisi II sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumenep, Nurus Salam.

Senapati Nusantara secara resmi mengadakan Musyawarah Agung –MAS 2022 di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 17 September 2022 kemarin. Senapati Nusantara sendiri Organisasi induk paguyuban keris di Indonesia.

Salah satu kesepakatan dalam MAS 2022 di Bantul itu, Senapati Nusantara menetapkan Kabupaten Sumenep sebagai Kota Keris dan menyatakan siap mendandatangani MoU dengan pihak Pemkab Sumenep dalam penyusunan Perda Rencana Strategis Pengembangan Keris.

Terkait hal itu, Nurus Salam alias Oyok salah satu Anggota Dewan dari Fraksi Gerindra DPRD Sumenep menilai, penyusunan Raperda itu sangat penting dalam menentukan regulasi yang berkaitan dengan keris setelah mendapat persetujuan dari pihak UNESCO.

“Keris sebagaimana telah ditetapkan menjadi intangible culture heritage (WBTB) atau warisan budaya takbenda oleh UNESCO. Sumenep, pada tahun 2014 mencanangkan diri sebagai Kota Keris,” ujar Nurus Salam alias Oyok kepada Maduraexpose.com, Senin 19 September 2022.

Oyok optimis, apabila Perda Keris (kekerisan) terealisasi, maka dalam pengembangan keris di Kabupaten Sumenep memiliki landasan yang jelas dalam pengelolaannya.

“Itu menjadi penting sebuah regulasi yang bisa menjadi landasan dalam menata pelaksanaan segala hal yang berkaitan dengan keris yaitu berupa Perda Keris,” pungkasnya. []
Editor: Ferry Arbania

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

    Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

    Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

    Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *